Menambah ID Pada Data RFID Reader Untuk Memudahkan Pengidentifikasian


RFID Reader memiliki interface yang bemacam-macam. Ada yang menggunakan interface serial dengan protokol sederhana (STX – DATA – CR – LF – ETX). Ada  yang menggunakan protokol Wiegand. Ada juga yang menggunakan USB-HID Keyboard, sehingga datanya bisa langsung dibaca seperti layaknya inputan dari sebuah keyboard.

Dari sisi pemrogram, model interface USB-HID Keyboard tentu lebih disukai karena tidak memerlukan pengetahuan tambahan mengenai protokol dan interfacing. Namun demikian, tidak selamanya model dengan interface keyboard lebih mudah. Semisal aplikasi harus membaca data dari 2 buah RFID Reader yang berbeda, maka akan muncul masalah dalam membedakan data yang diterima, apakah data dari RFID-1 ataukah dari RFID-2.

Untuk membaca 2 atau lebih RFID Reader menggunakan 1 buah komputer, model dengan interface serial menjadi lebih praktis. Mengapa? karena masing-masing menggunakan port serial yang berbeda. Tentu saja hal ini memiliki konsekuensi bahwa pemrogram harus memiliki kemampuan dalam pemrograman komunikasi serial.

Bagaimana bila pemrogram ngotot ingin menggunakan 2 buah RFID Reader dengan model interface USB-HID Keyboard dan dapat mengidentifikasi dari RFID Reader mana data berasal? Salah satu caranya adalah dengan menambahkan ID pada data RFID Reader. Jadi, data yang dikirim tidak hanya data hasil pembacaan RFID Tag/Card, tapi ditambah dengan ID yang dalam proyek ini saya menambahkan karakter ‘A’, ‘B’, dst. untuk RFID Reader 1, 2, dst.

Pada proyek ini saya menggunakan RFID Reader GP20 yang modelnya dapat Anda lihat pada gambar berikut ini.

 

USB-HID Keyboard RFID Reader Dengan ID

RFID Reader GP20 memiliki beberapa interface yakni Serial, Wiegand dan Magstripe. Diantara ketiganya, interface serial adalah yang paling mudah. Protokol datanya pun sederhana, hanya menggunakan STX(0x02) sebagai awalan data dan ETX(0x03) sebagai akhiran-data. Diantara keduanya terdapat data RFID Tag/Card dalam bentuk ASCII yang diakhiri dengan pasangan CRLF.

Untuk membuat modul ini saya menggunakan mikrokontroler ATtiny85. Mikrokontroler akan memantau data serial dari RFID Reader dan kemudian menambahkan ID pada data sebelum dikirimkan ke komputer seperti layaknya keyboard.

Jadi jika data RFID Tag/Card yang terbaca oleh RFID Reader 1 adalah 7200984300, maka data yang akan dikirim ke komputer adalah A7200984300. Dan jika terbaca oleh RFID Reader 2, maka data yang akan dikirim ke komputer adalah B7200984300.

 

Pengujian Modul USB-HID RFID Reader

Untuk menguji modul, saya menancapkan kedua modul pada port USB pada sebuah komputer dan menampilkan data keluaran modul pada sebuah editor teks. Berikut adalah video demonya.

Dengan menggunakan mikrokontroler ATtiny85, kita bisa membuat modul USB-HID Keyboard untuk RFID Reader yang memiliki keunikan yakni adanya penambahan data ID pada data RFID Tag/Card yang terbaca. Dengan fitur seperti ini, pemrogram akan lebih mudah mengidentifikasi asal data (dari RFID Reader mana data diterima).

Jika Anda membutuhkan modul seperti ini, silakan langsung menghubungi kami melalui WhatsApp 081231784018.

Demikian sekilas tentang modul USB-HID Keyboard untuk RFID Reader GP20. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.