STARMEGA-40: Minimum System AVR ATmega8535, ATmega16, ATmega32


telinks_starmega1STARMEGA-40 adalah board sistem minimum mikrokontroler ATmega8535, ATmega16, dan ATmega32. ATmega8535/16/32 adalah mikrokontroler keluarga AVR dengan fitur yang komplit dan jumlah kaki I/O yang banyak. Mikrokontroler berkaki 40 ini sangat cocok untuk diaplikasikan pada sistem yang membutuhkan banyak kaki I/O baik digital maupun analog.

STARMEGA-40 dilengkapi dengan program bootloader sehingga board ini dapat diprogram melalui port serial RS232 atau melalui port USB dengan bantuan kabel konverter USB-to-RS232. Program bootloader yang ditanamkan pada mikrokontroler adalah program bootloader buatan sebuah perusahaan embedded-system dari negeri panser JERMAN yakni Chip45.com. Perusahaan ini adalah konsultan resmi mikrokontroler ATMEL AVR sejak tahun 2003, jadi tidak usah diragukan lagi kemampuan dan hasil kerjanya. πŸ˜€

Berikut sedikit perbandingan fitur antara ATmega8535, ATmega16, dan ATmega32.

ATmega8535 ATmega16 ATmega32
ISP Flash: 8 KB 16 KB 32 KB
SRAM: 512 Bytes 1 KB 2 KB
EEPROM: 512 Bytes 512 Bytes 1024 Bytes
ADC: 8-channel 10-bit 8-channel 10-bit 8-channel 10-bit
PWM: 4-channel 4-channel 4-channel

Lebih lengkap mengenai fitur ketiga mikrokontroler tersebut dapat dilihat di datasheet yang dapat Anda download melalui link-link berikut ini:

Adapun spesifikasi dari board STARMEGA-40 adalah sebagai berikut:

  • Konektor pin menggunakan header tunggal (pasangannya adalah black-housing)
  • Kristal 11.0592 MHz untuk memastikan baudrate dengan error = 0%
  • 8 LED aktif-low pada PORTC dengan jumper (enable/disable)
  • 3 buah tombol push-button
  • Soket catudaya DC bulat
  • Regulator tegangan 5V DC
  • ISP Port (VCC, MOSI, MISO, SCK, RST, GND)

chip45_gui_starmegaUntuk meng-upload program mikrokontroler (file .HEX) digunakan software Chip45Boot2 GUI versi 1.12. Proses upload dapat dilakukan pada baudrate 115200 sehingga proses upload sangat cepat. Selain itu, proses dapat juga dilakukan pada baudrate 9600 atau yang lain yang tersedia karena bootloader Chip45 dilengkapi dengan rutin auto-baudrate, jadi bootloader mikrokontroler akan menyesuaikan secara otomatis. Mantap, bukan? πŸ˜€

Program bootloader dan software uploader keduanya adalah freeware, jadi bebas kita gunakan tanpa melanggar hak cipta.

Tak banyak fasilitas yang ada pada modul STARMEGA-40. Namun demikian, modul ini menawarkan fleksibilitas sehingga dapat digunakan sebagai modul eksperimen maupun aplikasi. Berikut adalah foto-foto sistem minimum STARMEGA-40.

telinks_starmega

telinks_starmega_running

STARMEGA-40 dilengkapi dengan CD yang berisi program Chip45Boot2 GUI, WinAVR, ISP Programmer, dan datasheet mikrokontroler.

Untuk informasi harga dan pemesanan, silakan mengunjungi situs kami di: http://teknikelektrolinks.com atau melalui email ke: info@teknikelektrolinks.com.

Selamat belajar dan berkarya!

πŸ˜€

Iklan

34 respons untuk β€˜STARMEGA-40: Minimum System AVR ATmega8535, ATmega16, ATmega32’

    1. Secara fisik dan juga layout pin, ATmega8535 sama dengan ATmega16/32. Kapasitas memori ATmega8535 (8K) kalah dibandingkan ATmega16/32 (16K/32K). Harga memang relatif lebih murah, dan jika aplikasinya tidak terlalu kompleks, memori 8K masih sangat memadai. Namun demikian, tidak ada ruginya jika menggunakan ATmega16/32 meskipun harga sedikit lebih tinggi.

    1. Arduino adalah software development untuk AVR yang sangat memudahkan programmer dalam menyusun program mikrokontroler. Dengan Arduino, kita tidak memerlukan pendalaman mengenai prinsip kerja fungsi-fungsi mikrokontroler untuk dapat memanfaatkan fungsi-fungsi tersebut. Contoh PWM misalnya, adalah cukup rumit untuk memahami prinsip kerja PWM pada AVR dan cara pengesetan dan implementasinya dalam program, tapi dengan Arduino, PWM bisa digunakan hanya dengan perintah analogWrite(). Sangat enak.

      Jika masalah kualitas, board Arduino asli tidak usah ditanyakan kualitasnya. Namun demikian, board buatan sendiri pun tidak berarti kalah performanya. Untuk board sederhana ala Arduino, board STARDUINO sangat cocok untuk digunakan.

  1. Arduino buatan sendiri seperti Starduino atau Severino pada dasarnya sama saja dibandingkan dengan Arduino buatan pabrik. Karena chip nya sama, jadi operasionalnya pun sama persis, asalkan chip yang dipakai bukan chip gadungan πŸ™‚

    1. Satu Lagi ikutan nih arduino handmade saya buat sendiri namanya ErulDuino. pakai ATmega8 sama seperti saudaranya STARDUINO dan SEVERINO.

  2. Itu desain pake proteus pak? Ato Protel?
    Boleh minta skematiknya saja pak? Saya perlu sedikit modifikasi karena board digunakan untuk tujuan spesifik, jadi perlu ditambah beberapa IC dan port I/O tidak perlu pake pin/konektor karena akan dihubungkan langsung pake jalur PCB.
    email : ventisca89@gmail.com
    terima kasih πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.