Modul Interface Kontroler Level Air Tandon Untuk Mikrokontroler


Sistem pengisian tandon air secara otomatis dapat dibuat dengan mengaplikasikan kontroler mekanik yang umum dipakai, yakni switch otomatis dengan bola pelampung. Switch pelampung ini cukup efektif untuk mengontrol level air di dalam tandon air.

Satu kuncinya: Jangan gunakan switch pelampung untuk menggerakkan pompa secara langsung, karena kemampuan kontak switch yang digunakan kurang besar.

Jika digunakan secara langsung untuk menggerakkan pompa air, pasti umurnya tidak akan lama. Jadi, tambahkan unit relay atau kontaktor dengan kemampuan kontak yang besar. Memang jadi lebih mahal total biayanya, karena harga kontaktor 20A lebih mahal daripada switch pelampung itu sendiri.

Untuk menggantikan sistem mekanik tersebut, saya menerapkan sebuah sistem elektronik dengan sensor level air elektronik menggunakan stik (batangan) baja anti-karat. Anda bisa menyimak tulisan tentang perancangan sensor level air ini di link berikut ini:

https://telinks.wordpress.com/2010/04/24/perancangan-sensor-ketinggian-air-tandon/

Dalam tulisan tersebut, Anda dapat melihat rancangan sensor level air tandon dengan 5 buah stik baja anti-karat beserta rangkaian skematik sensornya.

Nah, pada tulisan kali ini, saya akan menyajikan sebuah modul rangkaian antarmuka mikrokontroler untuk sistem pengontrolan level air tandon. Berikut adalah foto modulnya.

telinks_modul_level_air_tandon

Modul ini terdiri dari rangkaian sensor level air dengan 3 buah stik baja anti-karat sebagai sensornya. Satu stik sebagai referensi tegangan dan terhubung dengan GND. Stik kedua sebagai batas level bawah, dan stik ketika sebagai batas level atas.

Rangkaian sensor level air memiliki 2 buah keluaran logika yang menyatakan kondisi sensor level air atas dan bawah (terkena air ataukah tidak)

Rangkaian lain penyusun modul ini adalah rangkaian LED dan RELAY. Rangkaian LED berfungsi sebagai indikator untuk kondisi sensor level atas dan bawah, dan sebuah LED lagi sebagai indikator ekstra. RELAY berfungsi sebagai kontak yang dapat secara langsung digunakan untuk menggerakkan pompa air berukuran kecil. Namun demikian, sebaiknya gunakan relay atau kontaktor yang lebih besar sebagai power driver pompa air.

Modul ini dapat dengan mudah dihubungkan ke sistem minimum mikrokontroler, baik yang berbasis 89S51/52, AVR, PIC, ataupun tipe-tipe yang lain. Modul ini membutuhkan catudaya DC 5V. Semua pin input dan output-nya bekerja pada level tegangan TTL.

Algoritma program kontrol otomatis pengisian air tandon sangatlah sederhana. Jika kedua sensor tidak terkena air, maka berarti tandon kosong, dan kontroler harus mengaktifkan relay. Pompa pun berputar dari tandon akan terisi air.

Dan jika kedua sensor terkena air, maka berarti tandon penuh, dan kontroler harus mematikan relay. Sangat sederhana, bukan?

Berikut adalah contoh program pengontrolan pompa pengisian air tandon berdasarkan pembacaan sensor level air yang diletakkan dalam tandon yang ditulis dalam bahasa Pascal. Kompiler yang digunakan adalah TURBO51, yakni kompiler Pascal untuk mikrokontroler keluarga MCS-51.

telinks_program_level_air_tandon

Bagi Anda yang membutuhkan modul rangkaian antarmuka ini, Anda dapat menghubungi saya melalui SMS ke 083834849975 atau melalui email ke info@teknikelektrolinks.com. Modul dilengkapi dengan contoh program untuk mikrokontroler 89S51 dan AVR dengan kompiler TURBO51, AVR-GCC, dan Arduino.

Selamat berkarya!

🙂

One comment

  1. zaikikhrd · Juli 5, 2012

    mahalkah ini mas chandra…?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s