Mengontrol Lampu LED Neon-Box Sistem Antrian Dari Komputer Menggunakan Modul LPT-OCDRV


telinks_lpt_ocdrv_600

Penggunaan neon-box untuk display yang berukuran cukup besar jauh lebih efisien dibandingkan dengan menggunakan 7-segment maupun dot-matrix led. Seperti pada sistem antrian berbasis komputer. Setiap komputer yang digunakan pada jalur antrian dilengkapi dengan neon-box bertuliskan nomor jalur antrian yang dapat menyala dan mati sesuai dengan status jalur antrian. Misalkan, jika lampu (neon-box) menyala, berarti jalur antrian tersebut kosong, dan jika lampu mati, maka jalur antrian tersebut sedang digunakan.

Untuk keperluan tersebut, diperlukan sebuah modul yang dapat mengontrol lampu LED dengan menggunakan antarmuka yang terdapat pada CPU komputer. Salah satu antarmuka yang sering digunakan adalah port paralel atau port LPT. Paralel port sangat ideal digunakan untuk pengontrolan output karena handal dan mudah.

LPT-OCDRV adalah sebuah modul driver berbasis transistor yang dapat digunakan untuk mengontrol beban bertegangan 5-12V DC dengan arus maksimal 1,5A.

telinks_lpt_ocdrv_prjModul LPT-OCDRV dilengkapi dengan kabel USB yang digunakan untuk memberikan catudaya 5V dari port USB. Port USB dapat mensuplai arus maksimal 500mA, jadi sangat memadai untuk digunakan pada aplikasi pengontrolan lampu LED untuk neon-box jalur antrian.

Modul juga dapat disuplai dengan tegangan selain 5V, misalnya 6V, 7.5V,  8V, 9V, 12V, atau 15V. Jika digunakan dengan tegangan selain 5V, maka dibutuhkan catu daya eksternal.

Dari hasil pengujian modul, diperlukan arus sebesar 8,9mA untuk menyalakan sebuah lampu LED dengan resistor pembatas arus sebesar 220 ohm.

Artinya, secara kalkulasi, modul dapat mengontrol lampu LED sebanyak 500mA / 8,9mA atau samadengan 56 LED. Banyak sekali bukan? Dan jika digunakan resistor pembatas arus dengan nilai yang lebih besar (270 ohm, 330 ohm, 470 ohm, 560 ohm, 680 ohm, 820 ohm, atau bahkan 1K ohm), maka akan semakin banyak jumlah LED yang dapat dikontrol oleh modul LPT-OCDRV.

Namun demikian, pada prakteknya, janganlah membebani port USB terlalu berat. Saran saya, janganlah menggunakan port USB untuk beban diatas 300mA.

telinks_lpt_ocdrv_test

Gambar disamping adalah foto pengujian modul LPT-OCDRV untuk mengontrol 12 buah LED. Masing-masing LED diseri dengan sebuah resistor pembatas arus dengan nilai 270 ohm, 1/4 Watt.

Dari pengukuran didapatkan nilai arus sebesar 85mA. Nilai arus akan semakin kecil jika digunakan resistor pembatas arus dengan nilai yang semakin besar, contoh: 330 ohm, 470 ohm, 560 ohm, 680 ohm, 820 ohm, 1K ohm, dan seterusnya.

Nilai resistor dapat dipilih sesuai dengan tingkat kecerahan nyala LED yang diinginkan. Untuk pemakaian yang relatif kontinyu dengan durasi nyala LED yang lama, maka gunakan resistor dengan nilai yang tidak terlalu kecil. Saran saya minimal adalah 220 ohm. Namun demikian, bisa juga digunakan resistor dengan nilai 180 ohm, 150 ohm, 120 ohm, hingga 100 ohm.

Berikut adalah skema rangkaian lampu LED yang dipakai dalam pengujian.

telinks_lpt_ocdrv_leds

Modul LPT-OCDRV sangat cocok untuk mendukung sistem antrian berbasis komputer dengan display berbasis neon-box. Jika Anda berminat dengan produk LPT-OCDRV, silakan langsung menghubungi kami melalui halaman situs: http://teknikelektrolinks.com/kontak.htm.

Selamat berkarya!

Smile

Iklan
Perihal

Cek situs kami di http://teknikelektrolinks.com. Blog Raspberry Pi: http://raspi.teknikelektrolinks.com

Tagged with: , , ,
Ditulis dalam Elektronika, Home Industry, Industrial Control and Automation, Software/Programming
2 comments on “Mengontrol Lampu LED Neon-Box Sistem Antrian Dari Komputer Menggunakan Modul LPT-OCDRV
  1. dickson berkata:

    Thanks for the sharing…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats
  • 1,304,658 hits

Bergabunglah dengan 2.496 pengikut lainnya

NEO STARDUINO
USB Relay USB-2REL
USB Relay USB-4REL
Water Level Control WLC-02
Serial Relay SER-4REL
NEO STARDUINO SMS ALARM

Alarm SMS Berbasis NEO STARDUINO

1 PC – 6 Unit USB-2REL

Testing 6 USB-2REL Pada 1 Komputer

Standard Pengujian USB-2REL

Pengujian USB-2REL Sebelum Dikirim

LPT-4REL on Knoppix 7.0.5

Testing LPT-4REL on Knoppix Linux

T101 Inkubator Telur

T101 Inkubator Penetas Telur

KONTROL PERALATAN LISTRIK VIA PORT LPT KOMPUTER

Demo Kontrol Kontaktor via Port LPT

STARDUINO meets ANDROID

Demo Kontrol Bluetooth Relay Android

STARDUINO SMS RELAY

Kontrol Relay Via SMS Dengan Starduino

STARDUINO WEB RELAY

Demo Kontrol Relay Via Web/Internet

JustBASIC USB-2REL Control

Demo Kontrol USB-2REL + JustBASIC

STARDUINO + GPS + LCD

Demo Starduino GPS Dengan LCD

USB-2REL EXTREME TEST

Demo Kontrol On/Off Lampu USB-2REL

THERMOSTAT T101 IN ACTION

Demo Thermostat T101 Pada SV=37.5°C

WATER LEVEL CONTROL WLC-02

Demo Kontrol Level Air Tandon WLC-02

HUMIDITY CONTROLLER H103

Demo Kontrol Kelembaban H103 (DHT11)

%d blogger menyukai ini: