NEO STARDUINO – Board ATmega8 Dengan Bootloader Arduino Yang Cocok Untuk Pemula


NEO STARDUINO NEO STARDUINO adalah versi terbaru dari board mikrokontroler STARDUINO. Setelah kurang lebih dua tahun menjadi salah satu produk unggulan kami, kini STARDUINO telah kami perbarui menjadi NEO STARDUINO dengan beberapa perbaikan.

Beberapa perbaikan tersebut adalah perbaikan layout PCB, penyesuaian beberapa komponen pasif, penambahan rangkaian reset yang lebih baik dan perbaikan setting fusebit ATmega8 sehingga performa NEO STARDUINO menjadi lebih handal. Dari hasil pengujian dan penggunaan board NEO STARDUINO pada beberapa project, board NEO STARDUINO belum pernah mengalami gagal uploading, gagal running ataupun hang.  Alhamdulillaah…🙂

Spesifikasi NEO STARDUINO

  1. Berbasis mikrokontroler AVR ATmega8
  2. Bootloader Arduino
  3. Memiliki 13 pin Digital I/O
  4. Memiliki 6 pin Analog Input (ADC)
  5. Memiliki 5 pasang port 5V-GND
  6. Memiliki LED Indicator Power On
  7. Memiliki LED Indicator TX dan RX
  8. Memiliki LED pada Pin 13
  9. DC Input 9-15V
  10. Koneksi serial DB9 Male (siap untuk modem serial)
  11. BOD Enabled (performa lebih mantap)
  12. Dilengkapi kabel data serial DB9 Female-to-Female
  13. Dilengkapi CD Arduino 1.0.5 dan contoh program

Cocok Untuk Pemula

starduinolcdNEO STARDUINO cocok digunakan oleh pemula yang ingin belajar pemrograman dan pengembangan sistem berbasis mikrokontroler ATMEL AVR, khususnya ATmega8. Dengan bootloader Arduino yang ditanamkan pada mikrokontroler, kita tidak membutuhkan programmer khusus untuk memasukkan program ke dalam memori mikrokontroler karena program dapat di upload langsung dari komputer melalui port serial atau port USB dengan tambahan kabel USB-to-RS232.

Dengan menggunakan IDE Arduino yang telah dilengkapi dengan framework dan library siap-pakai, maka pembuatan program mikrokontroler menjadi lebih cepat dan lebih mudah. Dengan Arduino seorang programmer dapat membuat program kontrol tanpa harus memahami arsitektur mikrokontroler secara detil.

Up and Running

Memulai bereksperimen dengan NEO STARDUINO sangatlah mudah. Hal-hal yang harus disiapkan adalah:

  1. Board NEO STARDUINO
  2. Kabel data serial DB9 Female-to-Female
  3. Kabel USB-to-RS232 jika menggunakan port USB
  4. Catudaya DC 9-12V
  5. Software Arduino

Setelah semuanya siap, hubungkan NEO STARDUINO dengan komputer menggunakan kabel data serial, aktifkan catudaya dan jalankan software Arduino.

Pertama-tama pilih Board yang sesuai seperti tampilan screenshot berikut ini. NEO STARDUINO menggunakan ATmega8, jadi pilih Arduino NG or older w/ ATmega8.

arduino1

Selanjutnya tentukan port serial pada komputer yang digunakan untuk berkomunikasi dengan board NEO STARDUINO. Jika menggunakan komputer atau laptop yang dilengkapi port serial DB9, maka biasanya port yang digunakan adalah COM1 atau COM2. Pada komputer yang saya gunakan memiliki 1 buah port serial DB9 dengan nama COM1.

arduino2

Atau jika menggunakan port USB dengan tambahan kabel konverter USB-to-RS232, maka pilihlah port serial virtual yang sesuai. Nama port yang sesuai dapat dilihat pada Device Manager.

arduino3

Setelah Board dan Serial Port diset dengan benar, langkah selanjutnya adalah mengedit program. Kita akan membuat sebuah program yang memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:

  1. menyalakan lampu LED pada pin 13  dengan interval 500ms
  2. mengirimkan data ke port serial
  3. menampilkan tulisan dan status LED pin 13 pada LCD 16×2.

Berikut ini adalah kode programnya yang dapat di-copy dan di-paste langsung ke IDE Arduino dan siap dikompilasi dan di upload ke board NEO STARDUINO.

#include <LiquidCrystal.h>

//deklarasi object lcd dan konfigurasi pinnya
LiquidCrystal lcd(7,6,5,8,9,10,11);

void setup() {                
  pinMode(13, OUTPUT);     
  Serial.begin(9600);
  Serial.println("");
  Serial.println("Starduino Board");
  Serial.println("Teknik Elektro Links");
  lcd.begin(16, 2);
  lcd.print("Starduino Test");
  lcd.setCursor(0, 1); lcd.print("LED is");
}

void loop() {
  digitalWrite(13, HIGH);  // LED on
  Serial.println("LED is ON");
  lcd.setCursor(6, 1); lcd.print(" ON ");
  delay(500);              // delay 500ms
  digitalWrite(13, LOW);   // LED off
  Serial.println("LED is OFF");
  lcd.setCursor(6, 1); lcd.print(" OFF");
  delay(500);              // delay 500ms
}

Setelah sketch selesai ditulis pada editor IDE Arduino, program dapat dikompilasi dan di upload ke mikrokontroler dengan memilih tombol shortcut Upload atau menekan kombinasi tombol keyboard Ctrl+U

arduino4

Jika proses kompilasi dan upload lancar, maka akan ditampilkan pesan Done uploading seperti pada screenshot di atas.

Selanjutnya, buka dialog Serial Monitor dengan memilih tombol shortcut Serial Monitor atau menekan kombinasi tombol pada kyboard Ctrl-Shift-M. Lalu tunggu kira-kira 7-10 detik sebelum program dalam mikrokontroler dijalankan.

Hasilnya akan ditampilkan tulisan dan status LED pin 13 pada layar LCD 16×2 dan dialog Serial Monitor akan menerima data dari mikrokontroler dan menampilkannya di layar seperti berikut ini.

arduino5

Sangat mudah, bukan? Namun demikian, tentunya kita harus menguasai setidaknya dasar-dasar pemrograman C untuk bisa menyusun program menggunakan IDE Arduino.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar board NEO STARDUINO silakan mengirim pertanyaan melalui email ke info@teknikelektrolinks.com. Untuk informasi harga dan pemesanan silakan mengunjungi situs kami di http://teknikelektrolinks.com.

Selamat belajar dan selamat berkarya!

😀

2 comments

  1. Gunawan · Oktober 30, 2011

    Bagaimana cara pemesanannya, brp hrganya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s