Contoh Rangkaian Motor Starter Star-Delta


Langsung saja, berikut adalah gambar rangkaian kontrol dan rangkaian daya motor starter star-delta untuk motor AC induksi tiga-fasa. PB ON adalah komponen push-button NO yang digunakan untuk menghidupkan rangkaian, sedangkan PB1 adalah komponen push-button NC yang digunakan untuk mematikan rangkaian.

Ketika PB-ON ditekan, maka K1, T1, dan K3 akan ON. Kontak K1-NO berfungsi sebagai pengunci sehingga K1, T1, dan K3 akan tetap ON meskipun PB-ON telah dilepas. Pada saat ini motor running dengan konfigurasi STAR.

Selanjutnya T1 akan menghitung hingga nilai hitungan timer mencapai target. Ketika T1 mencapai target maka kontak output T1-NO akan ON. Dengan demikian, K3 akan OFF dan K2 akan ON, dan motor running dengan konfigurasi DELTA.

Kontak K2-NC dan K3-NC berfungsi sebagai interlock yang memastikan bahwa kontaktor star dan kontaktor delta aktif secara bergantian.

Lamanya on-delay timer praktis kurang-lebih antara 3-5 detik. Tapi Untuk lebih tepatnya, Anda bisa mencari tahu lebih banyak mengenai rangkaian Star-Delta ini, karena masih banyak detil yang tidak dibahas dalam tulisan yang hanya memberikan contoh rangkaian dan sedikit sekelumit prinsip kerjanya saja.

Semoga bermanfaat dan Selamat Belajar!

Jika Anda ingin mengetahui rancangan panel driver dan pengontrol kecepatan motor AC Induksi tiga-fasa, silakan mengikuti link berikut ini:

Rancangan Panel Inverter Toshiba 5,5kW Dalam Satu Halaman

Teknik Elektro LinksΒ menerima pembuatan panel listrik dan panel kontrol dan menyediakan produk-produk antara lain:

  • Thermostat E103, T100, T101, R100
  • Modul Sensor Suhu 0-100C
  • Minimum System 89S51
  • Starduino Board (Arduino dengan ATmega8)
  • Relay Driver Terkendali PC (LPT atau Serial)
  • Produk lain sesuai pesanan

Silakan berkunjung ke situsnya di: http://teknikelektrolinks.com

Selamat berkarya!

πŸ˜€

Iklan
Perihal

Cek situs kami di http://teknikelektrolinks.com. Blog Raspberry Pi: http://raspi.teknikelektrolinks.com

Tagged with: , , ,
Ditulis dalam Elektronika, Gratisan, Home Industry, Industrial Control and Automation, Maintenance
60 comments on “Contoh Rangkaian Motor Starter Star-Delta
  1. Rist berkata:

    Asslamaualaikum Mas Chandra, salam Kenal.

    Saya baru belajar tentang teknik tenaga listrik dan kebetulan menemukan Blog Mas Chandra ini, saya ada problem dengan rangkaian star delta seperti ini di bagian kontrolnya, jadi sebelumnya motor ini (untuk aplikasi di bengkel pengecatan mobil/car body painting) di hubungkan dengan DOL tapi ada problem dengan masalah daya terpasang sehingga main MCB sering turun. sementara kontrol ON dan OFF nya sudah di kontrol dari panel tersendiri lewat beberapa device di antaranya thermal sensor dan timer yang akan mengatur ON dan OFF motor tersebut (berdaya 7,5KW). bisakah motor tsb di hubungkan dengan system star delta ..? dan bagaimana dengan kontrolnya..? apakah bisa kontrol ON dan OFF pd diagram diatas dihilangkan (bypass) sehingga kontrol mengikuti panel dan sensor yang sudah ada..? terimakasih sebelumnya. Wassalam .

    • chandramde berkata:

      Wa’alaikumsalaam. Salam kenal juga. πŸ˜€

      Pertama-tama harus dilihat dulu spesifikasi motornya. Apakah kumparannya memiliki tegangan yang sama. Misalnya begini, pada nameplate motor terdapat spesifikasi tegangan Star/Delta = 380V/220V, atau Star/Delta = 380V. Jika spesifikasinya 380V untuk Star/Delta, maka dapat diaplikasikan rangkaian star-delta. Tapi biasanya motor 7,5kW keatas bisa star-delta. Silakan dicek terlebih dahulu.

      Rangkaian star-delta digunakan untuk mengurangi lonjakan arus pada saat starting motor, akan tetapi bukan berarti dengan rangkaian star-delta akan mengurangi pemakaian arus ketika motor beroperasi. Jadi, untuk masalah MCB yang sering trip akibat suplai daya yang memang sudah mepet, solusinya adalah:
      1. Tambah daya. πŸ˜€
      2. Gunakan inverter. Investasi awal cukup mahal untuk motor 7,5kW. Akan tetapi annual cost-saving boleh jadi signifikan lho… πŸ˜€

      Demikian, semoga dapat membantu. πŸ˜€

  2. Rist berkata:

    Matur Nuwun atas responya yang cepat … πŸ˜€
    kalo sudah running sih gak masalah dengan daya terpasangnya Mas Chandra, cuman gak nahan di start awal-nya itu lho.. πŸ˜• , kalo ada cara yang lebih murah dengan di rubah menjadi star delta mungkin patut di coba..? kalo udah mentok baru di pikirkan inverter nya πŸ˜€
    cuman ya itu..masih bingung dengan rangkaian kontrolnya. apakah bisa di aplikasikan rangkaian seperti di atas tapi tanpa tombol kontrol ON dan OFF karena sudah ada di panel kontrol lainya..? Thq
    wassalam

  3. Amir berkata:

    terima kasih emailnya,ijin copy pasta schematic Mas.Semoga sukses.

  4. Ali Adhar berkata:

    Assalammualaikum wrwb
    Malem Mas Chandra, terima kasih sebelumnya untuk tulisan yang sangat menarik ini, terus terang sangat membantu sekali dalam proses saya belajar. Mas Chandra, jika dilihat dari blogroll dan isi dari blog mas chandra semuanya berbicara tentang elekronika dan PLC didalamnya.
    Saya ingin meminta tolong dengan mas chandra jika tidak keberatan, saat ini saya sedang belajar PLC terus terang saya baru sekali memulai. dan masih meraba tentang PLC dan saat ini saya sedang berusaha untuk belajar membuat ladder, dan star delta merupakan salah satunya yang harus saya pelajari. Jika mas chandra mempunyai contoh ladder tentang control star delta dan tidak berkeberatan untuk membaginya dengan saya, saya sangat berterima kasih sekali. email saya ali_adhar@yahoo.co.id. Mudah – mudah tidak merepotkan mas Chandra dan semoga ada manfaatnya kelak. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih dan sekali lagi saya tunggu balasan dari mas Chandra.

    Salam Blogger

    Ali Adhar

  5. alfiansyah berkata:

    selamat siang, mas mau tanya.. kalau mau pasang panel dol starter untuk mengetahui tegangan kw nya bagaimana?

    terima kasih

    salam
    veder

  6. iqbal berkata:

    ass,, mas,, kalo wiring diagram star delta ada ga,,?

  7. EMELIA berkata:

    ass.wr.wb
    mas chandra aq mo tanya, contoh wiring forward reverse yang memakai stardelta.
    trims

  8. yoell sanggar berkata:

    makasih banyak atas infonya….

  9. ferry >> berkata:

    saya kira gak perlu ada k2-nc,karna sudah ada kontak timer nc,, jadi ketika coil timer sudah menarik kontak-kontak pada timer, posisi nc pada kontak timer akan brubah menjadi no … jadi gak perlu
    trims>><<

    • chandramde berkata:

      Terima kasih atas komentarnya. Kontak K2-NC dan K3-NC berfungsi untuk memastikan bahwa K2 hanya bisa aktif jika K3=OFF, dan sebaliknya. Jadi untuk lebih amannya, harus dipastikan bahwa K2 dan K3 bekerja secara berlawanan.

      Demikian pendapat saya. πŸ˜€

  10. irul berkata:

    saya mau nanya, gmana caranya membuat rangkaian star-delta kalau spek. motornya 220 delta/380 bintang. karena saya punya motor dengan 3 fasa dengan nameplate sperti itu.Trima kasih atas bantuannya.

    • Chandra MDE berkata:

      Rangkaian star-delta itu kumparan motornya harus sama spesifikasi tegangannya. Untuk di Indonesia, berarti tegangan deltanya harus 380V. Untuk motor berdaya kecil, solusi masalah starting adalah menggunakan soft-starter atau lebih mantab lagi pakai inverter.

  11. ashmui berkata:

    trimakasih amat masss tulisanya…ijin copi,,,

  12. beng tji berkata:

    Salam kenal Pa Chandra saya bengtji boleh saya tanya sedikit masalah mikrokontroler saya bekerja dibagian maintenance sering menghadapi panel control mesin yg menggunakan mikroprosesor/mikrokontroler dan menggunakan LCD display ,mesin tersebut mati total dan LCD displaynya tdk nampak/blank sedangkan panel kontrol tersebut dilengkapi konektor RS232,yang saya mau tanyakan gunakan software apa yg dapat melihat apakan panel control tersebut programnya masih ada terimakasih.

  13. Dani Nihon berkata:

    mas kalo motor 3phase tapi tegangannya itu 220v bisa ga dibuat star delta??
    thanks sebelumnya…

  14. Dani Nihon berkata:

    oia,maaf sebelumnya…thanks bgt loh mas atas semua artikelnya..
    berharga sekali bwt saya..tak ternilai.
    terus kembangkan artikelnya n goodjob.

  15. zoro berkata:

    tulisan mas chandra sangat bermanfaat,

    minta tolong diperbanyak mengenai masalah2 yang sering dihadapi oleh orang maintenance elektrik di industry,

    saya jamin, pasti akan berkah ilmunya dan banyak makin ditambah pengetahuan mas chandra.

    Terimakasih dan salam kenal ^_^

  16. arief berkata:

    permisi.. maaf sbelumnya, kalau bagian kontrol atau dayanya ada kesalahan trletak pada pengunci k1 trhubung dngan output NO dan input koil timer. brarti langsung koneksi. teruz yg lebih baek itu pakek jenis timer apa???? thank’s for persentation πŸ™‚

  17. Zaiki Khiriadi berkata:

    nyimak mas chandra, saya ngamati dulu, ketika praktik industri saya pernah melihat inverter sebesar lemari, ada yang se ukuran tv, dan ada yang lebih kecil juga. kendalinya sudah start-delta, hemm,,,, semakin kompleks ya di industri sekarang, ^__^”

  18. zipi berkata:

    salom…

    Mas Chandra,saya sangat tertarik penjelasannya,bisa saya dikirimin alamat emailnya mas Chandra..trims.

  19. najmudien berkata:

    alhamdulillah , ternyata belajar ilmu listrik itu menyenangkan juga ,,,heheheheh

    apalagi mengenai kontrol listrik….

  20. rudy berkata:

    mas mau nanya motor 5,5 hp di pasang sistem star delta waktu di tes tanpa beban star nya jalan tapi pas pindah ke delta arus dari panel ada cuma motor nya ngak mau muter/jalan kira kira apa penyebab nya

    • Chandra MDE berkata:

      Yang pasti ada wiring yang salah.Bisa dicek sbb:
      1. Apakah ketika delta, kontaktor delta ON?
      2. Apakah ketika delta, kontaktor power ON?
      3. Ketika posisi delta, ukur tegangan U-V, V-W, U-W. Apakah benar ketiganya 380VAC, kalau tidak bisa dicek ulang wiringnya.
      Demikian, Mas Rudy. Semoga dapat sedikit membantu.

  21. wakhid berkata:

    Isinya mantab,sekalian tanya ,mtor star delta waktu jalan star amper bagus,tp begitu jalan delta amper tinggi,kira2 apanya?

  22. ariq berkata:

    asz,,,,
    mas chandra sya blom tau bmn prinsip kerja rangkaian interlock…
    bza jlaskan nggak ????

  23. dafik berkata:

    mas sya mau tanya gmn cra merangkai inverter untuk mengatur RPM sdangkan motor di rangkai star delta, tlong di kasih gabaarny

    • Chandra MDE berkata:

      Inverter memiliki kemampuan untuk mengatur kecepatan motor dengan cara mengatur frekuensi keluarannya. Rangkaian star-delta berfungsi untuk mengurangi tarikan arus ketika motor starting. Karena arus hubungan delta lebih besar, maka pada awal starting, motor berdaya besar dihubungkan dulu secara star, setelah beberapa detik, motor dihubungkan secara delta.
      Kalau menggunakan inverter, tidak perlu lagi menggunakan rangkaian star-delta.
      Demikian, Mas Dafik.

  24. Solihin berkata:

    Ass.. Mas…aku solih,aku bkerja di perkebunan ciseru ciPari bagian tekhnik,saya baru mengenal star delta,saya pengen bisa dan faham ttg rangkaian star delta,boleh di jelaskan dari awal arus masuk smpe slse mas?sblm’y sya mengucapkan bnyak trimakasih,karna tukisan mas sudah banyak membantu orang2,smga amalan ilmu mas bisa di balas oleh allah,aku bangga sama mas,jgn brhnti smpe sni mas,kembangkan ilmu mas terus,trims…

    • Chandra MDE berkata:

      Wa’alaykumsalaam. Mas Solih, penjelasan tentang rangkaian star-delta cukup sederhana kok, intinya Mas Solih harus mengerti dulu tentang hubungan star dan hubungan delta pada motor, kemudian mengerti cara membaca rangkaian instalasi listrik.
      Rangkaian star-delta berfungsi untuk mengaktifkan motor berdaya besar. Pada awal starting, motor dihubungkan secara star, dan beberapa detik kemudian, hubungan motor diubah dari star menjadi delta.
      Tujuannya adalah untuk mengurangi tarikan arus pada awal starting motor.
      Demikian, Mas Solihin. Semoga dapat sedikit membantu.

  25. teguh berkata:

    belh minta kirimin rangkain star delta yg lengkap gak ke my email

  26. teguh berkata:

    mas boleh minta tlng kirimin rangkain star delta yg lengkap gak…
    sekalian ama waring diagramnya

    makasih

  27. Fuad berkata:

    Assalamualaikum Mas Chandra, terima kasih atas uraiannya tentang start delta. Saya ada menemukan motor dengan kapasitas sama 15 KW tapi tegangan name platenya berbeda, yg pertama tertulis Delta/Start = 220V/380V dan lainnya Delta/Start = 380V/600V. Apakah keduanya bisa digunakan dg mode starting start-Delta. Mohon penjelasannya.

    • Chandra MDE berkata:

      Wa’alaykumsalaam. Motor pertama bekerja pada tegangan 220V dengan hubungan Delta, dan 380V dengan hubungan Star.
      Motor kedua bekerja pada 380V dengan hubungan Delta, dan 600V dengan hubungan STAR. Keduanya semestinya dijalankan dengan rangkaian starter STAR-DELTA.
      Tentunya dengan mengaplikasikan tegangan yang sesuai.
      Demikian Mas Fuad, semoga bermanfaat.

  28. hazri berkata:

    salam mas chandra,bagaimana pula dengan fungsi thermistor di dalam motor?apakah fungsi thermistor tersebut?dan bagaimana pendawaian thermistor di dalam motor hendak di sambung terus ke punca arus?sila berikan penjelasan.saya keliru

    • Chandra MDE berkata:

      Salam, Mas Hazri. Fungsi thermistor di dalam motor adalah sebagai sensor suhu yang sangat berguna untuk mengukur panas motor pada saat dioperasikan. Dengan menambahkan modul ThermoControl atau ThermoAlarm, maka sistem bisa membunyikan alarm jika suhu motor melebihi batas maksimum yang telah ditentukan, atau secara otomatis mematikan sistem secara keseluruhan.
      Demikian, Mas Hazri.

  29. fendra berkata:

    Ass….Mas Chandra.
    Saya masih binggung nich dengan hubungan lilitan stator pada motor, apakah benar mas demikian hubungannya jika U1=W2, V1=U2, W1=V2 atau U1=V2, W1=U2, V1=W2.

  30. arif berkata:

    assalamualalikum ….. saya mau tanya? soal rangkaian star delta ini, jika T1 sudah mencapai target hitungan maka t1-no akan on dan bagaimana dengan kontak pada t1-nc? mohon jawaban nya!!!

  31. wege berkata:

    mas Chandra, berapa HP kah motor 3 Phase harus dihubungkan star delta?
    Thanks

  32. alit berkata:

    Salam Kenal Mas Candra,
    mohon bantuannya nih,, sya orang elektronika, saya berhadapan dengan motor 3 phas 600/380 star/delta, idealnya kan dengan tegangan sumber 380 sya harus menyambung secara delta, nah kalo saya sambunf cofig Y dengan tegangan 380 efeknya apa yaaa?
    matur nuwun mas

    • Chandra MDE berkata:

      Salam kenal. Betul, untuk spesifikasi motor seperti itu, jika digunakan pada tegangan 380V maka harus dihubungkan secara DELTA. Jika STAR 380V, bisa jadi tidak muter motornya. Kalaupun muter, speed dan torsinya pasti berkurang sekali.
      Demikian, semoga dapat sedikit membantu.

  33. Dani Eliansyah AS berkata:

    Salam Hormat dan salam kenal pak chandra, saya dari CV. NAT mau menanyakan kalau motor 3 phas 20 PK dan 15 PK dengan tegangan 220/380, yang mau saya tanyakan itu bisa pake star delta tidak pak??? kalau tidak apa solusinya ?? terima kasih

    • Chandra MDE berkata:

      Salam kenal, Pak Dani.
      Kedua motor tersebut dapat dijalankan dengan rangkaian star-delta.
      Alternatif lain adalah menggunakan soft-starter dan inverter.
      Demikian, Pak Dani. Semoga dapat sedikit membantu. Terima kasih.

  34. Dani Eliansyah AS berkata:

    Alhamdulillah saya senang banget dengan jawaban bapak, semoga selalu dalam keberkahan dan kesuksesan..selanjutnya saya mau tanya kalau order boks panel star delta untuk kedua mesin tersebut dari bapak berapa harganya pak ? untuk soft starter berapa dan Untuk inverter berapa?
    Selain itu saya mohon penjelasan kembali bagaimana cara pemasangannya untuk star delta nya kalau bisa saya dikasih gambarannya pak.. ?

  35. bowo berkata:

    salam kenal pak? panel saya ada tiga.setiap 1 panel memakai breaker 400 amper.kmudian ketiga breaker itu dihubungkan ke main breaker 800 amper.apakah perhitungan itu sudah benar?

  36. yugha berkata:

    ass.
    mas bleh mnta wiring diagram bwt panel mimid?

  37. yanto berkata:

    gambare kurang lengkap!ga bisa di buat acuan,

  38. ronggo berkata:

    pngen bljar ttg mtor listrik nie maaas….
    mau tanya mas..kalau motor dengan 15kw dengan daya 220/380volt…ampere yang dibuthkan berapa ya…?????

  39. igor berkata:

    mas nubie mo nanya nih,kalo menggunakan inverter motornya harus dikonek star atau delta y mas? trimakasih sy tunggu jwbannya.

    • Chandra MDE berkata:

      Tergantung output inverternya. Jika output inverter 200V/220V, maka motor harus dihubung DELTA.
      Jika output inverter 380V, maka motor harus dihubung STAR.
      Demikian, semoga dapat sedikit membantu. πŸ™‚

  40. […] PDF File Name: Contoh rangkaian motor starter star-delta | teknik elektro Source: telinks.wordpress.com Β» DOWNLOAD Β« […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Bergabunglah dengan 2.497 pengikut lainnya

Display Counter 3-Digit Dengan Koneksi Wi-Fi
Display Nomor Antrian WiFi Android
Mengontrol Relay Via USB/Serial dan Wi-Fi
Blog Linux dan Raspberry Pi


USB Relay USB-2REL
USB Relay USB-4REL
Water Level Control WLC-02
Serial Relay SER-4REL
NEO STARDUINO SMS ALARM

Alarm SMS Berbasis NEO STARDUINO

1 PC – 6 Unit USB-2REL

Testing 6 USB-2REL Pada 1 Komputer

Standard Pengujian USB-2REL

Pengujian USB-2REL Sebelum Dikirim

LPT-4REL on Knoppix 7.0.5

Testing LPT-4REL on Knoppix Linux

T101 Inkubator Telur

T101 Inkubator Penetas Telur

KONTROL PERALATAN LISTRIK VIA PORT LPT KOMPUTER

Demo Kontrol Kontaktor via Port LPT

STARDUINO meets ANDROID

Demo Kontrol Bluetooth Relay Android

STARDUINO SMS RELAY

Kontrol Relay Via SMS Dengan Starduino

STARDUINO WEB RELAY

Demo Kontrol Relay Via Web/Internet

JustBASIC USB-2REL Control

Demo Kontrol USB-2REL + JustBASIC

STARDUINO + GPS + LCD

Demo Starduino GPS Dengan LCD

USB-2REL EXTREME TEST

Demo Kontrol On/Off Lampu USB-2REL

THERMOSTAT T101 IN ACTION

Demo Thermostat T101 Pada SV=37.5Β°C

WATER LEVEL CONTROL WLC-02

Demo Kontrol Level Air Tandon WLC-02

HUMIDITY CONTROLLER H103

Demo Kontrol Kelembaban H103 (DHT11)

%d blogger menyukai ini: