Arduino: Single-Board Microcontroller Asal Italiano


Jika saya ditanya apakah yang muncul pertama kali dalam pikiran saya tentang Italia, maka saya akan menjawab Valentino Rossi. Dan apakah yang muncul pertama kali dalam pikiran saya tentang Mikrokontroler dan Italia? Jawaban saya adalah Arduino, sebuah development-system mikrokontroler AVR yang terdiri dari perangkat single-board mikrokontroler AVR dan software Arduino untuk mengembangkan program mikrokontroler AVR dengan lebih cepat dan mudah. Istimewakah Arduino? Mari sama-sama kita pelajari fitur-fiturnya serta fakta-fakta yang berkaitan dengannya.

Hardware Arduino

Arduino pertama kali dirancang pada tahun 2005 sebagai proyek yang bertujuan untuk menciptakan sebuah prototyping system yang murah, lebih murah dibandingkan dengan sistem-sistem yang banyak beredar dipasaran. Menurut data yang saya dapatkan dari Wikipedia, sejak Arduino pertama kali dipasarkan hingga Februari 2010, Arduino telah terjual lebih dari 120 ribu unit. Wow! Ini berarti penggunanya banyak.

Arduino memiliki banyak varian yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan. Varian-varian tersebut antara lain adalah: Duemilanove, Diecimila, Nano, Mega, Bluetooth, LilyPad, Fio, Mini, Mini USB Adapter, Pro, Pro Mini, Serial, dan Serial Single-Sided.

Gambar disamping adalah Arduino Duemilanove dengan mikrokontroler ATmega168 atau ATmega328. Duemilanove adalah “2009” dalam bahasa Italia. Board ini memiliki 14 buah pin I/O termasuk di dalamnya 6 buah keluaran PWM yang siap mengontrol motor, heater ataupun beban lainnya. Selain itu terdapat pula 6 buah pin masukan analog yang siap digunakan untuk membaca data dari sensor apapun yang kita gunakan. Pin-pin I/O juga dapat dikonfigurasikan menjadi Serial TX/RX, External Interrupts, I2C, SPI sesuai dengan fungsinya dalam mikrokontroler ATmega168 atau ATmega328. Dan dengan kristal 16MHz, maka Duemilanove ini dapat digunakan sebagai kontroler pada sistem yang membutuhkan kecepatan respon yang tinggi. Arduino Duemilanove terhubung ke komputer menggunakan port USB sehingga sangat cocok bagi pengguna laptop. Untuk varian Arduino yang lain dan spesifikasi selengkapnya dapat dilihat di sini.

Berikut adalah gambar pemetaan pin ATmega168 atau ATmega328 terhadap pin-pin Arduino Duemilanove.

Software Arduino

Untuk memprogram Arduino digunakan software Arduino. Paket program ini menggunakan WinAVR sebagai kompilernya. Namun demikian, tidak seperti pemrograman WinAVR biasa, Arduino dilengkapi semacam framework yang dilengkapi fungsi-fungsi siap pakai sehingga memudahkan dalam proses pengembangan program. Dengan Arduino, boleh jadi kita tidak perlu mengerti detil register-register AVR. Sehingga, Arduino sangat cocok untuk pemula maupun profesional.

Berikut adalah contoh program Arduino untuk menghasilkan LED berkedip-kedip pada pin 13.

Pada setiap program Arduino terdapat dua fungsi pokok yaitu void setup() dan void loop(). Fungsi setup() digunakan untuk melakukan inisialisasi sedangkan fungsi loop() adalah program proses kontrol yang diulang secara terus-menerus selama board Arduino aktif.

Untuk penanganan digital I/O, Arduino memiliki fungsi-fungsi pinMode, digitalWrite, dan digitalRead. Kita tidak perlu mengerti register-register DDRx, PORTx, dan PINx tapi cukup menggunakan fungsi-fungsi yang telah disediakan oleh Arduino. Selain itu, masih banyak fungsi-fungsi siap pakai seperti penanganan LCD, tombol masukan, ADC, PWM, dan lain-lain. Bagusnya lagi, Arduino masih bakalan dikembangkan lagi dan lagi sehingga akan semakin mempermudah proses pengembangan aplikasi berbasis mikrokontroler AVR.

Enak bukan? Makanya pakailah Arduino!😀

Belinya dimana, Pak?

Untuk membeli Arduino, silakan langsung mengunjungi website www.indorobotika.com. Dan bagi yang ingin belajar Arduino, silakan mengunjungi blog.indorobotika.com yang khusus membahas tentang Arduino. Jika Anda tinggal di Malang dan sekitarnya bisa langsung menghubungi saya.

Tunggu apa lagi… Buruan pake Arduino!😀

Selamat belajar!

😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s