Mengubah PC Kuno Menjadi Lab Mikrokontroler dan Linux – Bagian 4


Tulisan sebelumnya:

Bagian 1 – Latar Belakang dan Tujuan

Bagian 2 – Memilih Distro Linux

Bagian 3 – Instalasi DeLi Linux 0.7.2

Pada bagian keempat ini kita akan melakukan sedikit tune-up pada DeLi Linux 0.7.2 yang telah terinstalasi pada PC Kuno kita. Tak banyak yang akan kita utak-atik karena saya sendiri juga bukan expert dalam hal ini. Hanya sedikit usaha untuk menghemat pemakaian memori, menyiapkan port paralel, membuat skrip untuk mengaktifkan dan menon-aktifkan USB Flashdisk, dan instalasi beberapa paket program.

Mengurangi Jumlah Virtual Console

Secara default jumlah virtual console yang tersedia adalah 6 buah. Tapi apakah kita membutuhkan sebanyak itu? Practically, kita hanya membutuhkan dua buah console saja, satu console untuk bekerja (mengedit program misalnya), dan satu console untuk membuka file-file tutorial atau dokumentasi.

Tip:
Karena kita bekerja di mode console, maka pilihlah dokumentasi dalam format teks atau html saja.

Untuk mengurangi jumlah virtual console kita harus mengedit file inittab yang terletak di direktori /etc. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  • mcedit /etc/inittab
  • Cari bagian virtual console seperti contoh di bawah ini:

c1:2:respawn:/sbin/agetty 38400 VC/1 linux
c2:2:respawn:/sbin/agetty 38400 VC/2 linux
c3:2:respawn:/sbin/agetty 38400 VC/3 linux
c4:2:respawn:/sbin/agetty 38400 VC/4 linux
c5:2:respawn:/sbin/agetty 38400 VC/5 linux
c6:2:respawn:/sbin/agetty 38400 VC/6 linux

  • Tambahkan simbol komentar pada VC/3 hingga VC/6 untuk menon-aktifkan, sebagai berikut:

c1:2:respawn:/sbin/agetty 38400 VC/1 linux
c2:2:respawn:/sbin/agetty 38400 VC/2 linux
#c3:2:respawn:/sbin/agetty 38400 VC/3 linux
#c4:2:respawn:/sbin/agetty 38400 VC/4 linux
#c5:2:respawn:/sbin/agetty 38400 VC/5 linux
#c6:2:respawn:/sbin/agetty 38400 VC/6 linux

  • Simpan file dan keluar dari program. Tekan F10 dan pilih YES.
  • Jalankan perintah: telinit q untuk meng-update sistem dengan file inittab yang baru.
  • Selesai

Sekarang kita hanya memiliki dua buah virtual console. Tak jelas berapa banyak memori yang telah kita hemat. Jika Anda seorang linux expert yang kebetulan membaca tulisan ini, saya mohon tegur-sapanya.😀

Instalasi Modul Port Paralel
Agar port paralel dapat diakses, maka modul-modul port paralel harus diaktifkan terlebih dahulu. Paralel port ini nantinya akan kita gunakan sebagai antarmuka untuk rangkaian ISP Dongle STK200 yang berfungsi untuk mendownload program ke mikrokontroler AT89S51/52 dan AVR. Selain itu, port paralel juga kita gunakan sebagai antarmuka untuk rangkaian Downloader PIC16F84.

Karena kita akan selalu menggunakan port paralel, maka sebaiknya modul-modul port paralel dimuat ke memori secara otomatis pada saat booting. Untuk itu kita harus mengedit file rc.modules yang terletak di direktori /etc.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • mcedit /etc/rc.modules
  • tambahkan baris-baris perintah berikut ini:

/sbin/modprobe parport
/sbin/modprobe parport_pc
/sbin/modprobe ppdev

  • Simpan dan keluar. Tekan F10 dan pilih YES.

Dengan demikian, modul-modul port paralel akan dimuat ke memori secara otomatis pada saat booting dilakukan dan siap untuk digunakan.

Skrip enusb dan unusb
Untuk memudahkan pengaksesan data pada USB Flashdisk, maka kita akan membuat dua buah skrip yang berfungsi untuk mengaktifkan dan menon-aktifkan flashdisk. Kita tidak akan menginstalasi paket program semacam hotplug karena kita tidak menginginkan adanya proses yang running dan menggunakan memori kita padahal kita tidak setiap saat membutuhkannya.

Sebelum membuat file-file skrip tersebut, maka kita buat dulu direktori tujuan untuk instruksi mount sebagai berikut:

  • mkdir /mnt/flashdisk

Selanjutnya, gunakan program editor favorit Anda dan ketik skrip berikut dan simpan dengan nama file enusb. Skrip ini digunakan untuk mengaktifkan USB Flashdisk dengan direktori /mnt/flashdisk sebagai tujuan mount.

Nah, karena kita selalu bekerja sebagai root, maka kita dapat menciptakan dan mengedit file di direktori /usr/local/bin. Jadi langsung saja ketikkan perintah: mcedit /usr/local/bin/enusb dan ketikkan skrip di bawah ini. Jangan lupa menyimpan!😀

echo Loading usbcore module…
/sbin/modprobe usbcore
echo Loading usb-uhci module…
/sbin/modprobe usb-uhci
echo Loading usb-storage module…
/sbin/modprobe usb-storage
echo Wait a second…
sleep 1
echo Mounting it to /mnt/flashdisk…
mount -t vfat /dev/sda1 /mnt/flashdisk
echo Done. Please try something like: ls /mnt/flashdisk

Kemudian jadikan file tersebut executable dengan perintah: chmod 755 /usr/local/bin/enusb

Skrip yang kedua adalah unusb yang berfungsi untuk menon-aktifkan USB Flashdisk. Dengan cara yang sama seperti sebelumnya, ketikkan perintah: mcedit /usr/local/bin/unusb lalu ketikkan skrip di bawah ini dan simpan.

echo Unmounting directory /mnt/flashdisk…
umount /mnt/flashdisk
echo Wait for 2 seconds…
sleep 2
echo Removing usb-storage module…
/sbin/modprobe -r usb-storage
echo Removing usb-uhci module…
/sbin/modprobe -r usb-uhci
echo Removing usbcore module…
/sbin/modprobe -r usbcore
echo Done. You may remove your USB Flashdisk.

Kemudian jadikan file tersebut executable dengan perintah: chmod 755 /usr/local/bin unusb

Trus, bagaimana penggunaan skrip-skrip tersebut?

Begini, untuk mengakses USB Flashdisk, tancapkan flashdisk Anda dan eksekusi skrip enusb. Jika tidak ada masalah, maka flashdisk Anda dapat diakses pada /mnt/flashdisk.

Setelah selesai, jalankan skrip unusb untuk menon-aktifkan USB Flashdisk dan flashdisk dapat Anda cabut dengan aman.

Instalasi Program Bison

Bison adalah program parser generator yang dibutuhkan untuk proses kompilasi program. Bison kompatibel dengan program Yacc. Biasanya ketika kita melakukan configure, maka proses akan mencari program Yacc, Byacc, atau Bison.

Pada CD distribusi DeLi Linux 0.7.2 disertakan program bison yang terletak di direktori deli/devel. Untuk menginstalasi program tersebut, lakukan perintah sebagai berikut:

  • Masukkan CD DeLi Linux 0.7.2
  • mount /dev/cdrom/cdrom0 /cdrom
  • cd /cdrom/deli/devel
  • installpkg bison

Selesai, bison pun telah terinstal dan siap digunakan.

Nah, kini PC Kuno kita telah siap untuk dikonfigurasi lebih lanjut dengan melakukan instalasi beberapa program yang nantinya akan kita gunakan sehari-hari dalam mengeksplorasi mikrokontroler dan linux.

Stay tuned, Guys!

😀

2 comments

  1. topa · Juli 28, 2010

    mas candra, list untuk usb isp downloadernya kok g’ ditampilkan.klo pnya skematik isp usb downloadernya minta dikirimin dong, laptopku pake usb saja g’ ada port paralel&serialnya.please….

    • chandramde · Juli 28, 2010

      Untuk pengguna laptop, bisa menggunakan downloader tipe USB, produk ini masih dalam proses. Sabar menunggu aja deh…😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s