Aplikasi PLC Real-Time


Artikel ini saya tulis sebagai jawaban atas pertanyaan Mbak Arnee dalam Aplikasi PLC – Timer Berbasis Menit. Setelah membaca pertanyaan tersebut, saya langsung mengumpulkan data dari berbagai sumber untuk mengetahui lebih detil mengenai sistem kontrol real-time. Nah, berikut adalah kesimpulan singkat dari saya.

Sebuah sistem kontrol dikatakan real-time jika sistem kontrol tersebut mampu merespon masukan dengan tepat secara logika dan cepat. Terkadang respon tersebut harus sedemikian cepat, sehingga jika tidak dilakukan dalam periode waktu yang terbatas yang dibutuhkan, maka respon tersebut dianggap gagal, dan oleh karenanya, sistem pun dianggap gagal. Jadi, sistem kontrol yang memiliki waktu respon yang cukup cepat sehingga mampu merespon masukan dalam periode waktu yang terbatas yang dibutuhkan, maka sistem kontrol tersebut dapat disebut sebagai sistem kontrol real-time. Selambat apapun respon suatu sistem, jika masih mampu memenuhi batasan waktu respon yang dibutuhkan, tetap saja dikatakan sistem tersebut real-time.

autoclaveContoh: Sebuah kontroler suhu pada sebuah Curing Vessel berpemanas listrik yang digunakan dalam proses curing (pemasakan) kompon karet, tidak memerlukan response-time yang cepat. Dalam sistem ini, laju perubahan suhu adalah ±1,5 derajad Celcius per menit dengan maksimum suhu yang dapat dicapai sebesar 160 derajad Celcius. Selain itu, proses pemasakan kompon karet juga tidak termasuk proses yang kritis. Adanya selisih suhu antara suhu aktual dan suhu target tidak banyak mempengaruhi hasil akhir proses. Demikian juga dengan waktu proses. Adanya selisih (kurang atau lebih) terhadap lamanya waktu proses masak juga tidak mempengaruhi hasil akhir proses.

Nah, untuk sistem yang ‘enteng’ semacam ini, kontroler suhu dengan cycle-time 10 detik pun cukup. Kontroler tidak perlu mensampling suhu dengan frekuensi yang berlebihan karena lajunya hanya 1,5 derajad Celcius semenitnya.

Lalu bagaimana dengan PLC? Kita ambil contoh saja PLC OMRON CPM1A atau CPM2A. Keduanya memiliki I/O Response-Time dan Cycle-Time yang sangat cepat. Oleh karenanya setiap aplikasi sistem kontrol berbasis PLC, dimana PLC tersebut dapat merespon setiap masukan dalam periode waktu yang ditentukan, maka sistem kontrol berbasis PLC tersebut dapat dikategorikan sebagai sistem kontrol real-time.

Nah, selamat belajar!

Iklan
Perihal

Cek situs kami di http://teknikelektrolinks.com. Blog Raspberry Pi: http://raspi.teknikelektrolinks.com

Ditulis dalam PLC/ZELIO
6 comments on “Aplikasi PLC Real-Time
  1. endar berkata:

    kalau tidak salah biasanya pakai pid untuk menjaga suhu agar sesuai dengan setting yang diinginkan. mohon dikoreksi jika salah maklum pemula

  2. chandramde berkata:

    Halo, Mas Endar. Terima kasih atas kunjungannya.

    PID (Proportional-Integral-Derivative) hanyalah sebuah mekanisme kontrol loop-tertutup dengan umpan-balik yang banyak digunakan dalam sistem kontrol industri. Mekanisme ini memiliki 3 komponen yakni P-I-D, yang dapat diaplikasikan secara individual maupun gabungan.

    Ada kalanya, suatu sistem kontrol membutuhkan mekanisme PID, namun ada kalanya cukup menggunakan PI, dan ada kalanya pula cukup dengan P saja. Bahkan, temperature controller sederhana hanya menggunakan mekanisme kontrol ON-OFF saja.

    Dalam aplikasinya tidak selamanya PID menghasilkan pengontrolan yang terbaik. Banyak faktor yang harus dipertimbangkan.

    Demikian, Mas Endar.
    🙂

  3. adam berkata:

    nice article mas,
    mengingatkan masa masa kuliah dulu.kadang pingin belajar kayak gini lagi tapi apa daya profesi yang ditekuni dah jauh.
    BRG..adam

  4. chandramde berkata:

    Halo, Mas Adam. Terima kasih sudah mampir. Sekarang profesi yang ditekuni apa, Mas?
    🙂

  5. Agung pambudi berkata:

    Asslm.

    Mohon maaf mas mau bertanya tetang PLC. Saat ini saya dipusingkan dengan diagram padder pembuatan program PLC untuk lampu otomatis. Karena bidang saya bukan PLC dan hanya memiliki pengetahuan sedikit tentang PLC saya dibingunkan oleh mekanisme sensor. Jadi begini.
    1. Program dalam kondisi normal lampu akan berjalan dari lampu 1 ke 2 ke 3 dan lampu ke 4
    2. Dilain tempat, ada sebuah ada lampu yang terhubung sensor lain dalam keadaan off. yaitu Lampu A memliki Sensor S1, lampu B memilik sensor S2, lampu C memilik sensor S3 dan lampu D memiliki sensor S4.
    3. Yang kami bingungkan adalah : seharusnya, saat sensor S1 ter-picu makan menjadi on, maka lampu A menyala, setelah lampu A menyala, lampu 1,2,3,4 kembali menyala dan berjalan normal contohnya seperti ini mas.

    Lampu menyala secara bergantian, setiap lampu menyala 10 detik, dari mulai lampu 1, lampu kemudian lampu 2.
    2. Ketika lampu 2 baru menyala 5 detik, sensor S1 terpicu dan akibatnya adalah lampu 2 meneruskan nyalanya hingga detik ke 10 dan setelah itu lampu A menyala (karena sensor terpicu) bukan lampu 3. Lampu A menyala hingga 10 detik dan program kembali normal ke lampu 3 (karena program tadi terhenti sampai lampu 2)
    3. Begitulah seterusnya, prinsipnya apabila semua sensor tidak terpicu, lampu lampu A, B, C, D tidak akan menyala, tetapi apabila sensor terpicu akan membuat aliran lampu menyala terpotong dan kembali normal setelah salah satu lampu A,B,C,D menyala 10 detik.

    Terima , kasih mohon di bantu bagaimana pembuatan laddernya.

    Wassalam.

    Agung Pambudi

  6. agung berkata:

    Blog yang menarik. Kunjungi juga blog kami di http://plc-installation.blogspot.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Bergabunglah dengan 2.501 pengikut lainnya

Hot Links




Display Counter 3-Digit Dengan Koneksi Wi-Fi
Display Nomor Antrian WiFi Android
Mengontrol Relay Via USB/Serial dan Wi-Fi
USB Relay USB-2REL
USB Relay USB-4REL
Water Level Control WLC-02
Serial Relay SER-4REL
NEO STARDUINO SMS ALARM

Alarm SMS Berbasis NEO STARDUINO

1 PC – 6 Unit USB-2REL

Testing 6 USB-2REL Pada 1 Komputer

Standard Pengujian USB-2REL

Pengujian USB-2REL Sebelum Dikirim

LPT-4REL on Knoppix 7.0.5

Testing LPT-4REL on Knoppix Linux

T101 Inkubator Telur

T101 Inkubator Penetas Telur

KONTROL PERALATAN LISTRIK VIA PORT LPT KOMPUTER

Demo Kontrol Kontaktor via Port LPT

STARDUINO meets ANDROID

Demo Kontrol Bluetooth Relay Android

STARDUINO SMS RELAY

Kontrol Relay Via SMS Dengan Starduino

STARDUINO WEB RELAY

Demo Kontrol Relay Via Web/Internet

JustBASIC USB-2REL Control

Demo Kontrol USB-2REL + JustBASIC

STARDUINO + GPS + LCD

Demo Starduino GPS Dengan LCD

USB-2REL EXTREME TEST

Demo Kontrol On/Off Lampu USB-2REL

THERMOSTAT T101 IN ACTION

Demo Thermostat T101 Pada SV=37.5°C

WATER LEVEL CONTROL WLC-02

Demo Kontrol Level Air Tandon WLC-02

HUMIDITY CONTROLLER H103

Demo Kontrol Kelembaban H103 (DHT11)

%d blogger menyukai ini: