AVR – Rangkaian RESET


Pin RESET pada mikrokontroler ATMEL AVR adalah aktif LOW. Jika sebuah sinyal LOW diaplikasikan pada pin ini, maka mikrokontroler akan direset. Peresetan sistem dilakukan dengan tujuan:

  1. Untuk ‘melepas’ semua pin (kecuali pin-pin XTAL) untuk masuk ke keadaan tri-state, menginisialisasi semua Register I/O, dan mereset program counter (PC=0).
  2. Untuk memasuki mode pemrograman paralel.

Jalur RESET memiliki resistor pull-up internal berukuran 100K-500K ohm. Secara teori, resistor pull-up tersebut berfungsi menahan pin RESET pada logika HIGH dan tidak mengambang.

Pada lingkungan dengan noise yang tinggi, maka resistor pull-up internal saja tidaklah cukup. Adanya spike dapat menyebabkan munculnya sinyal RESET yang tidak diinginkan. Oleh karena itu perlu adanya rangkaian eksternal yang secara aktif menjaga kondisi pin RESET tetap HIGH kecuali dilakukan RESET.

Rangkaian proteksi Brown-out eksternal seperti yang dijelaskan pada artikel Catatan Aplikasi AVR180 dapat digunakan untuk mengamankan pin RESET dari munculnya sinyal RESET yang tidak diinginkan yang diakibatkan oleh noise dan spike. Akan tetapi jika mikrokontroler AVR yang kita gunakan memiliki rangkaian Brown-out internal, maka kita hanya perlu menambahkan beberapa komponen eksternal saja. Berikut adalah rangkaian RESET yang direkomendasikan ATMEL.

avrreset

Resistor pull-up R1 dapat berukuran sembarang, akan tetapi sebaiknya tidak lebih besar dari ukuran resistor pull-up internal. Nilai ukuran yang dapat digunakan adalah antara 4K7 ohm hingga 10K ohm.

Untuk dapat lebih meredam noise dan spike, maka ditambahkan kapasitor C1 dengan ukuran 10nF. Kapasitor ini merupakan komponen tambahan yang boleh saja dihilangkan karena telah ada filter low-pass internal yang berfungsi meredam noise dan spike. Tapi untuk lebih amannya, tambahkan saja kapasitor C1 tersebut.

Nilai-nilai ukuran komponen dalam rangkaian di atas bukanlah nilai yang direkomendasikan untuk berbagai lingkungan aplikasi, oleh karenanya harus disesuaikan dengan keadaan noise dimana mikrokontroler AVR ditempatkan.

Selamat belajar!

3 comments

  1. Yogi · Agustus 14, 2011

    Salam kenal Mas Chandra..🙂
    Mas mau tanya, kenapa konfigurasi reset di AVR dan MCS-51 terbalik ya susunan RC nya?
    ~kalau di MCS-51: Vcc-kapasitor–|–resistor-ground. (–|– itu maksudnya ke pin reset)
    ~sedangkan AVR: Vcc-resistor–|–kapasitor-ground.
    Analisa secara elektronis nya bagaimana ya mas? maaf saya msh awam..

    terima kasih.

  2. ismanu · Juni 26, 2012

    Amit sewu dra….tak copy rangkaian reset AVR yo…..kadang lupa klo gak tak simpan gambare….sumwun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s