Aplikasi PLC – Solusi ON-OFF Satu Tombol


Perhatikan diagram ladder berikut ini.

selfmaintainKetika Tombol START ditekan, maka MOTOR akan ON. MOTOR akan tetap ON meskipun Tombol START dilepas. Untuk mematikan MOTOR, maka ditekan Tombol STOP. Rangkaian tersebut disebut Rangkaian ON-OFF dengan Self-Maintaining Output.

Selanjutnya, perhatikan diagram ladder berikut.

1btnonoff

Ketika Tombol ON-OFF ditekan, maka instruksi DIFU(13) akan membangkitkan pulsa HIGH sesaat (1 siklus) pada alamat IR200.00. Jika MOTOR dalam kondisi OFF, maka pulsa PULSE akan mengeset instruksi KEEP(11) dan menghidupkan MOTOR pada Output 010.00. Sebaliknya, jika MOTOR dalam kondisi ON, maka pulsa PULSE akan mereset instruksi KEEP(11) dan mematikan MOTOR.

Dengan mengkombinasikan instruksi DIFU(13) dan KEEP(11) dapat disusun diagram untuk Solusi ON-OFF Satu Tombol.

Selamat belajar!

31 comments

  1. habibi · Desember 25, 2008

    pake blok set – reset bisa juga kan ?

  2. chandramde · Desember 30, 2008

    Pake instruksi SET dan RSET juga bisa.

  3. Mujiono · Desember 30, 2008

    salam kenal Mujiono ..mujionno@yahoo.com
    0811 1488 974 saya bekerja sebagai system integrator.
    Banyak cara untuk membuat satu tombol untuk on dan off
    pakai counter juga bisa……..

  4. chandramde · Desember 31, 2008

    Salam kenal juga Mas Mujiono. Betul sekali, pake counter juga bisa. Mungkin sebaiknya kita posting juga teknik tersebut. Thanks.

  5. abiemanyu · Januari 2, 2009

    ada juga dalam suatu industri apabila tombol on ditekan untuk mengkeep timer, dan apabila tombol jog tidak ditekan maka secara otomatis motor tidak jadi jalan . jadi untuk mengaktifkan motor menjadi 2 tombol, yang pertama biasanya bunyi alarm yang menandakan mesin mau jalan dan tombol on yang kedua untuk menjalankan mesin dan itu merupakan standart industri untuk safetynya

  6. chandramde · Januari 3, 2009

    Salam kenal abiemanyu.

    Mungkin bisa dijelaskan lebih detail sehingga saya bisa membuat diagram laddernya untuk kemudian dijadikan postingan sehingga bisa dipelajari banyak orang.

    Thanks.

  7. Yodi Ade Putra · April 5, 2009

    tolong kasih tahu aplikasi fasilitas subroutin di siswin 3.4

    kalau bisa dengan contoh yaaaa…………

  8. danigg19 · Oktober 23, 2009

    salam kenal mas, saya Dani di banjarmasin kalsel, saya suka tulisan anda tentang plc, kembali mengingatkan saya lima tahun yang lau sewaktu masih bekerja di industri pembuatan kayu lapis(plywood). product plc yg terbaru omron type brp ? trimaksih

  9. chandramde · Oktober 24, 2009

    Salam kenal juga Dani di Banjarmasin. Bagi-bagi pengalamannya dong selama 5 tahun di industri kayu lapis. OMRON CPM masih tetep ada, tipe terbaru modular ada CJ1. Untuk Rack ada CS1.
    Terima kasih sudah mampir, keep in touch…🙂

  10. kurniawan madina · Maret 4, 2010

    assalamualaikum
    salam kenal mas, nama saya kurniawan saya kuliah di universitas muhammadiyah surabaya. mas minta diberi petunjuk atau contoh program untuk speed sensor. apakah itu kombinasi antara counter dengan timer atau gimana. saya menggunakan plc omron cpm1a. jadi fungsinya begini speed to low mesin mati, speed to high mesin juga mati.
    terimakasih mas.
    jazakumullah khairan katsiraa.

  11. kurniawan madina · Maret 4, 2010

    saya menggunakan dua sensor infrared yang diletakkan depad roda yang berputar

  12. chandramde · Maret 4, 2010

    Wa’alaikumsalaam, salam kenal juga Mas Kurniawan.
    Untuk mengukur kecepatan dengan menggunakan sensor infra merah dan roda berlubang, memang dapar dilakukan dengan mengkombinasikan fungsi COUNTER dan TIMER, untuk menghitung jumlah putaran tiap satuan waktu. Namun dapat juga dengan cara menghitung lebar pulsa yang dihasilkan oleh sensor. Tapi kalau untuk sekedar pembatas bahwa putaran terlalu cepat atau terlalu pelan, maka dapat digunakan cara pertama.

    COUNTER digunakan untuk menghitung pulsa keluaran sensor dan INTERUPSI TIMER digunakan sebagai interval untuk melakukan pengecekan jumlah COUNTER, untuk kemudian dibandingkan dengan BATAS KECEPATAN ATAS dan BATAS KECEPATAN BAWAH.

    Semoga dapat membantu😀

  13. kurniawan madina · Maret 8, 2010

    alhamdulillah, terima kasih atas jawabannya
    berarti saya juga harus menambah instruksi cmp (compare)untuk membandingkan…
    saya kesulitan membuka plc.. plcnya udah nyambung sama pc karena terlihat ada tertulis plc cpm1a tapi membuka atau melihat diagram ladder didalamnya tidak bisa.
    menurut mas candra gimana..? apa harus diclear memori dulu, kalau di clear memori ilang program yang sudah ada didalamnya. apa karena diberi password oleh pembuat diagram plc tersebut.
    nambah lagi mas ada nggak program simulasi plc yang instruksinya mirip plc omron. untuk sekarang saya menggunakan zelio soft plc (ada simulasinya menggunakan diagran ladder). saya punya programnya mungkin bisa di share ke teman-teman

  14. kurniawan madina · Maret 8, 2010

    matur nuwun mas

  15. kurniawan madina · Maret 8, 2010

    smas sudah saya coba dengan simulasi … saya bingung mas dengan perbandingannya. boleh nggak saya diberi contoh diagram laddernya
    terima kasih

  16. chandramde · Maret 8, 2010

    Kurniawan:
    Untuk Simulator PLC, terus-terang saya tidak ada rekomendasi Mas, tapi saat ini saya juga menggunakan Zelio Soft 2. Bagi rekan-rekan yang menginginkan aplikasi Zelio Soft 2 dapat di download di http://zelio-soft-2.software.informer.com/download/

    Kalau memang mau bikin program baru, maka dihapus total pun gak ada masalah.😀

  17. kurniawan madina · Maret 9, 2010

    terimakasih mas🙂

  18. kurniawan madina · Maret 19, 2010

    assalamualaikum
    mas kalau plc menyimpan perintah dengan printah apa…?
    contoh elevator sedang berjalan arah naik, kemudian kita ke akan turun maka ditekan hall call untuk turun tentu plc menolak karena dia sedang mengerjakan perintah naik, selanjutnya perintah turun dismpan untuk dikerjakan setelah dia selesai melaksanakan perintah naik.
    Bagaimana mas terimakasih🙂

  19. chandramde · Maret 23, 2010

    kurniawan:
    Wa’alaikumsalaam. Mungkin menyimpan status lebih tepatnya. Status bisa berupa kondisi masukan, kondisi proses, atau kondisi apapun yang dinyatakan dalam program yang perlu disimpan/dipertahankan jika suatu kondisi terpenuhi, agar urut-urutan proses dapat berjalan dengan benar.

    Jika status memiliki 2 kondisi saja (TRUE/FALSE), maka dapat digunakan instruksi SET/RSET atau KEEP. Sebagai syarat pengeksekusian bisa langsung digunakan instruksi LOAD atau LOAD-NOT.

    Jika status memiliki kondisi lebih dari 2, maka status dapat disimpan dalam memori menggunakan instruksi MOV, dan sebagai syarat pengeksekusian dapat digunakan instruksi COMPARE.

    Demikian, Mas Kurniawan. Semoga dapat membantu, dan selamat belajar!😀

  20. BLAHBLOH · April 21, 2010

    mas…mw nanya,cara penulisan relay pada cx program gmana?

  21. chandramde · April 21, 2010

    BLAHBLOH:
    Mmm… terus-terang saya sedikit bingung dengan istilah ‘penulisan relay’ pada pertanyaan Mas. Bisa mohon diperjelas…

    Terima kasih…😀

  22. nomed · Juni 2, 2010

    q ksh PR :

    ini aplikasi pembuat rokok….
    jika Pb RUN ditekan motor akan jalan, rokok akan melewati sensor ( proxymity )
    jika tdk ada rokok melewati sensor mesin akan stand by…….
    bs g?
    tlg y………

  23. chandramde · Juni 3, 2010

    nomed:
    Wah, menarik juga PR-nya. Coba dijelaskan lebih rinci permasalahannya, terutama tentang kriteria kapan motor berhenti jika proximity tidak mendeteksi adanya rokok. Apakah jika motor running dan proximity tidak mendeteksi adanya rokok dalam waktu 5 detik, maka motor akan berhenti. Apakah demikian?

    Nah, coba jelaskan lebih rinci. Terima kasih😀

  24. abdi · November 3, 2010

    Mas, ikutan nanya nih..
    software PLC omron CPM1a, bisa di download dimana Y.
    atau ada jual dimana? terima kasih.

  25. doni · November 26, 2010

    mas, saya mau bikin tombol start/stop engine dalam satu tombol. mau diaplikasikan di mobil. apakah PLC ini bisa diaplikasikan. saya minim pengetahuan tentang elektro.

    • chandramde · November 26, 2010

      Tentu saja bisa, namun menurut hemat saya, Zelio Smart-Relay adalah solusi yang lebih murah. Dan jika memang diperlukan custom, maka sistem elektronik berbasis mikrokontroler juga dapat digunakan.

      Silakan menghubungi saya jika memerlukan bantuan lebih lanjut.

      Selamat belajar!😀

  26. sheedick · April 20, 2011

    Alhamdulillah saya menemukan situs ini
    Barokallah

  27. ali · September 10, 2012

    thanks infonya. aku copi datanya.

  28. rokok · Januari 24, 2013

    Simply desire to say your article is as astonishing. The clearness in your post is just nice and i can assume you’re an expert in this subject. Well along with your permission let me to take hold of your RSS feed to stay up to date with drawing close post. Thanks 1,000,000 and please carry on the rewarding work.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s