Pake NO Atau NC ?


Perhatikan diagram ladder berikut ini.

nonc1

Ketika TOMBOL START ditekan, maka MOTOR pada Output 010.00 akan ON. MOTOR akan tetap ON meskipun TOMBOL START dilepas. Rangkaian seperti ini disebut sebagai Self-Maintaining Bit. Untuk menghentikan MOTOR, maka TOMBOL STOP harus ditekan.

Program di atas akan berjalan dengan benar dengan kondisi masukan fisik (komponen eksternal), sebagai berikut:

  • TOMBOL START – Normally Open (NO)
  • TOMBOL STOP – Normally Open (NO)

Sekarang perhatikan diagram ladder berikut ini.

nonc2

Program ini berfungsi sama dengan program sebelumnya, yakni untuk menghidupkan dan mematikan MOTOR. Yang berbeda adalah TOMBOL STOP dalam program bertipe NO. Konsekuensinya adalah komponen fisik TOMBOL STOP haruslah bertipe NC.

Diagram ladder di bawah ini pun berfungsi sama, dengan syarat TOMBOL START bertipe NC dan TOMBOL STOP bertipe NC.

nonc3

Demikian pula halnya dengan diagram ladder berikut ini, dengan syarat TOMBOL START bertipe NC dan TOMBOL STOP bertipe NO.

nonc4

Pertanyaan
Program ngikut komponen? Atau, komponen ngikut program?

Jawaban
Tergantung. Seringkali dalam prosesnya, program selesai duluan dan baru dicarikan komponen yang sesuai. Berarti dalam kasus ini, komponen ngikut program. Namun demikian, tak jarang juga terjadi sebaliknya, program yang ngikut komponen. Mudah-mudahan sedikit gambaran di atas dapat memberikan sedikit tambahan wawasan bagi kita pemrogram PLC.

Selamat belajar!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s