Deskripsi Pin ATmega8


Deskripsi yang disampaikan di sini hanyalah tentang fungsi-fungsi dasar pin-pin ATmega8. Fungsi-fungsi alternatif/khusus akan dibahas pada tulisan lain.

Konfigurasi Pin

atmega81

VCC
Suplai tegangan digital. Besarnya tegangan berkisar antara 4,5 – 5,5V untuk ATmega8 dan 2,7 – 5,5V untuk ATmega8L.

GND
Ground. Referensi nol suplai tegangan digital.

PORTB (PB7..PB0)
PORTB adalah port I/O dua-arah (bidirectional) 8-bit dengan resistor pull-up internal yang dapat dipilih. Buffer keluaran port ini memiliki karakteristik yang simetrik ketika digunakan sebagai source ataupun sink. Ketika digunakan sebagai input, pin yang di pull-low secara eksternal akan memancarkan arus jika resistor pull-up-nya diaktifkan. Pin-pin PORTB akan berada pada kondisi tri-state ketika RESET aktif, meskipun clock tidak running.

PORTC (PC5..PC0)
PORTC adalah port I/O dua-arah (bidirectional) 7-bit dengan resistor pull-up internal yang dapat dipilih. Buffer keluaran port ini memiliki karakteristik yang simetrik ketika digunakan sebagai source ataupun sink. Ketika digunakan sebagai input, pin yang di pull-low secara eksternal akan memancarkan arus jika resistor pull-up-nya diaktifkan. Pin-pin PORTC akan berada pada kondisi tri-state ketika RESET aktif, meskipun clock tidak running.

PC6/RESET
Jika Fuse RSTDISBL diprogram, maka PC6 berfungsi sebagai pin I/O akan tetapi dengan karakteristik yang berbeda dengan PC5..PC0. Jika Fuse RSTDISBL tidak diprogram, maka PC6 berfungsi sebagai masukan Reset. Sinyal LOW pada pin ini dengan lebar minimum 1,5 mikrodetik akan membawa mikrokontroler ke kondisi Reset, meskipun clock tidak running.

PORTD (PD7..PD0)
PORTD adalah port I/O dua-arah (bidirectional) 8-bit dengan resistor pull-up internal yang dapat dipilih. Buffer keluaran port ini memiliki karakteristik yang simetrik ketika digunakan sebagai source ataupun sink. Ketika digunakan sebagai input, pin yang di pull-low secara eksternal akan memancarkan arus jika resistor pull-up-nya diaktifkan. Pin-pin PORTD akan berada pada kondisi tri-state ketika RESET aktif, meskipun clock tidak running.

RESET
Pin masukan Reset. Sinyal LOW pada pin ini dengan lebar minimum 1,5 mikrodetik akan membawa mikrokontroler ke kondisi Reset, meskipun clock tidak running. Sinyal dengan lebar kurang dari 1,5 mikrodetik tidak menjamin terjadinya kondisi Reset.

AVCC
AVCC adalah pin suplai tegangan untuk ADC, PC3..PC0, dan ADC7..ADC6. Pin ini harus dihubungkan dengan VCC, meskipun ADC tidak digunakan. Jika ADC digunakan, VCC harus dihubungkan ke AVCC melalui low-pass filter untuk mengurangi noise.

AREF
Pin Analog Reference untuk ADC.

ADC7..ADC6
Analog input ADC. Hanya ada pada ATmega8 dengan package TQFP dan QFP/MLF.

Selamat belajar!

Iklan
Perihal

Cek situs kami di http://teknikelektrolinks.com. Blog Raspberry Pi: http://raspi.teknikelektrolinks.com

Tagged with: , ,
Ditulis dalam AVR, Mikrokontroler
3 comments on “Deskripsi Pin ATmega8
  1. bayu berkata:

    Asalmmualaikum. . .mas, sebenrnya jenis mikro Atmega8 dengan Atmega8L sama g?untuk penggunaannya pada sistem minimum apakah ada perbedaan pada komponen maupun rangkaiannya?

  2. chandramde berkata:

    bayu:
    Wa’alaikumsalaam…
    Perbedaan utama ATmega8 dan ATmega8L adalah pada frekuensi kerja maksimumnya. ATmega8 0-16MHz, sedangkan ATmega8L 0-8MHz saja. Ini seiring dengan tegangan operasional ATmega8L yang bisa dioperasikan dengan tegangan 2,7V – 5,5V. Sedangkan ATmega8 memiliki tegangan operasional 4,5V – 5,5V.

    Jadi jika ingin membuat rangkaian mikrokontroler dengan catu daya batere 2 x 1,5V, maka bisa menggunakan ATmega8L.

    Mas Bayu bisa melihat spesifikasi selengkapnya di: https://telinks.wordpress.com/2008/12/06/spesifikasi-atmega8/

    Selamat belajar! 😀

  3. wardoyo berkata:

    mas candra ada skema led matrix apa g? bagi donk ke saya,n skalian pakai software apa untuk mrogramnya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Bergabunglah dengan 2.503 pengikut lainnya

Hot Links




Display Counter 3-Digit Dengan Koneksi Wi-Fi
Display Nomor Antrian WiFi Android
Mengontrol Relay Via USB/Serial dan Wi-Fi
USB Relay USB-2REL
USB Relay USB-4REL
Water Level Control WLC-02
Serial Relay SER-4REL
NEO STARDUINO SMS ALARM

Alarm SMS Berbasis NEO STARDUINO

1 PC – 6 Unit USB-2REL

Testing 6 USB-2REL Pada 1 Komputer

Standard Pengujian USB-2REL

Pengujian USB-2REL Sebelum Dikirim

LPT-4REL on Knoppix 7.0.5

Testing LPT-4REL on Knoppix Linux

T101 Inkubator Telur

T101 Inkubator Penetas Telur

KONTROL PERALATAN LISTRIK VIA PORT LPT KOMPUTER

Demo Kontrol Kontaktor via Port LPT

STARDUINO meets ANDROID

Demo Kontrol Bluetooth Relay Android

STARDUINO SMS RELAY

Kontrol Relay Via SMS Dengan Starduino

STARDUINO WEB RELAY

Demo Kontrol Relay Via Web/Internet

JustBASIC USB-2REL Control

Demo Kontrol USB-2REL + JustBASIC

STARDUINO + GPS + LCD

Demo Starduino GPS Dengan LCD

USB-2REL EXTREME TEST

Demo Kontrol On/Off Lampu USB-2REL

THERMOSTAT T101 IN ACTION

Demo Thermostat T101 Pada SV=37.5°C

WATER LEVEL CONTROL WLC-02

Demo Kontrol Level Air Tandon WLC-02

HUMIDITY CONTROLLER H103

Demo Kontrol Kelembaban H103 (DHT11)

%d blogger menyukai ini: