Instruksi COUNTER – CNT


Instruksi CNT berfungsi sebagai penghitung/pencacah mundur. Apa yang dihitung? Yang dihitung adalah perubahan kondisi masukan CP (Count Pulse) dari OFF ke ON.

Ketika kondisi eksekusinya ON, maka setiap kali ada perubahan kondisi masukan CP dari ON ke OFF, maka instruksi CNT akan mengurangi nilai PV-nya (Present Value) dengan satu. Perubahan CP selain dari kondisi OFF ke ON tidak berpengaruh terhadap nilai PV.

Jika PV telah mencapai nol, maka Completion Flag Counter akan ON. Kondisi tersebut akan dipertahankan sampai Counter direset.

Counter direset melalui kaki masukan R. Jika kondisi R berubah dari OFF ke ON, maka nilai PV akan direset menjadi samadengan SV. Pada saat Counter dalam kondisi direset (R=ON), perubahan kondisi pada CP tidak akan berpengaruh pada PV.

Seperti halnya TIMER, instruksi CNT memiliki 2 operand yakni TC Number dan SV (Setting Value). TC Number dapat bernilai 0-255 untuk CPM2A dan 0-127 untuk CPM1A. Sedangkan SV dapat berupa konstanta (BCD) atau salah satu dari register IR, AR, SR, HR, LR, dan DM.

Perlu diperhatikan!

  • Jika instruksi CNT berada dalam interlock section, nilai PV-nya tidak direset ketika kondisi eksekusi Interlock tidak terpenuhi.
  • Counter tidak direset meskipun PLC dimatikan.
  • SV Counter adalah bilangan BCD. Jadi hati-hati jika menggunakan SV selain konstanta.

Contoh Program

cnt1

Rung 1. Pada siklus pertama, DM0100 akan diisi dengan nilai 100 hex.

cnt2

CNT001 memiliki SV=100 BCD, sedangkan CNT002 memiliki SV=DM0100=100 hex.
CP dan R masing-masing Counter sama-sama terhubung ke Input 000.00 dan Input 000.01, sehingga kedua Counter akan menghitung atau direset bersama-sama.

Pada contoh program di atas, Completion Flag CNT001 akan ON setelah 100 hitungan. Demikian juga halnya dengan CNT002. Lain halnya jika kita memasukkan konstanta #100 D yang berarti 100 desimal pada instruksi MOV(21) di atas. Nilai 100 desimal akan disimpan sebagai 64 hexa. Jika dieksekusi, maka CNT002 akan selesai pada hitungan ke 64 bukannya 100 seperti yang kita harapkan.

Selamat belajar!

2 comments

  1. nasir · Juni 13, 2010

    assalamu ..mas minta bimbingan cara membuat counter yang bisa berhenti sesaat setelah kita masukkan data angka desimal kemudian bisa berulang-ulang (untuk penghitung mesin potong plastik)trim

  2. chandramde · Juni 14, 2010

    nasir:
    Wa’alaikumsalaam. Oke, untuk memasukkan data angkanya menggunakan apa? Tombol Counter, Modul Counter, atau HMI Touch-Screen?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s