Aplikasi PLC – Parkir Mobil Sederhana


Belajar PLC tanpa contoh aplikasi pasti tidak afdhol. Berikut adalah sebuah contoh aplikasi PLC pada pengontrolan jumlah mobil dalam area parkir.

carpark

Skenario

  • Adanya mobil yang masuk ke area parkir dideteksi oleh sensor S1.
  • Adanya mobil yang keluar dari area parkir dideteksi oleh sensor S2.
  • Kapasitas area parkir adalah 100 mobil.
  • Jika area parkir telah penuh, maka portal akan menutup pintu masuk dan tanda ‘Parkir Penuh’ dinyalakan.
  • Portal memiliki sensor pembatas untuk menyatakan kondisi portal terbuka (S3) dan portal tertutup (S4). (S3 dan S4 tidak tergambar, maaf).
  • Tombol Reset digunakan untuk mereset nilai hitungan mobil dalam area parkir menjadi Nol.

Program Ladder

carpark1

Rung Pertama. Jika Tombol Reset ditekan, maka DM0000 direset menjadi 0000 dengan menggunakan instruksi MOVE – MOV(21). DM0000 adalah alamat data memori yang digunakan untuk menyimpan jumlah mobil yang terdapat dalam area parkir.

carpark2

Rung Kedua. Jika S1 (Sensor_IN) mendeteksi adanya mobil yang masuk, maka program akan mengecek terlebih dahulu apakah area parkir penuh atau tidak. Hal ini dilakukan dengan membandingkan nilai DM0000 dengan #0010 (seharusnya #0100, yakni jumlah kapasitas area parkir, akan tetapi dalam program digunakan nilai #0010 untuk mempercepat proses simulasi). Komparasi tersebut dilakukan menggunakan fungsi COMPARE – CMP(20).

Jika DM0000 kurang dari #0010, maka program akan memicu bit 200.00 dengan instruksi DIFU(13). Kondisi bit 200.00 ini kemudian digunakan sebagai pemicu fungsi INCREMENT – INC(38) untuk menambah nilai DM0000 dengan satu (DM0000 = DM0000 + 1). Sedangkan Output 010.01 berfungsi sebagai penanda visual adanya mobil masuk.

carpark3

Rung Ketiga. Jika S2 (Sensor_OUT) mendeteksi adanya mobil yang keluar dari area parkir, maka program akan mengecek apakah nilai counter DM0000 samadengan nol. Jika nilai DM0000 lebih dari nol, maka program akan memicu kondisi bit 200.01 dengan instruksi DIFU(13). Kondisi bit 200.01 ini kemudian digunakan untuk memicu fungsi DECREMENT – DEC(39) untuk mengurangi nilai DM0000 dengan satu (DM0000 = DM0000 – 1). Output 010.02 berfungsi sebagai penanda visual adanya mobil keluar.

Rung Keempat. Jika nilai DM0000 = #0010, maka berarti area parkir telah penuh –> Nyalakan tanda ‘Parkir Penuh’.

carpark5

Rung Kelima. Jika area parkir penuh, maka tutup portal pintu masuk.

carpark6

Rung Keenam. Jika area parkir tidak penuh, pastikan portal pintu masuk dalam keadaan terbuka.

Selamat belajar!

19 thoughts on “Aplikasi PLC – Parkir Mobil Sederhana”

  1. mas, minta ijin aplikasi ini mw saya jadikan tugas matakuliah saya. makasih ya mas. oiya, mau tanya. kenapa mas lebih memilih increment-decrement daripada counter up-down? bukannya fungsinya sama saja? mohon pencerahannya. btw, happy new year ^^

  2. To: Mas Ardhi
    Silakan saja Mas. Pake CNTR juga bisa, tapi waktu saya buat tulisan ini, saya belum membahas fungsi CNTR, makanya saya gunakan INC, DEC, CMP, DIFU. Demikian, Mas Ardhi.

  3. To: Mas Taufiq
    Hihihi… Bisa aja Mas Taufiq ini ngasih masalah. Jadi sopirnya balik-kucing tuh. Wah, ya gak boleh laaa. Lagian gak ada haluan untuk putar balik kok. Kalo nekad mundur, pasti udah disemprit sama Pak Satpam, hehehe… :D

  4. ..mw tanya nih???
    ..seandainya d bikin miniaturnya rangkaian parkir mobil sederhana ini,,komponen yang di butuhkan apa aja????
    ,,sebelumnya terima kasih..

  5. Khadijah Ramadhani:
    Jika menggunakan PLC, maka komponennya kurang-lebih adalah:
    – PLC OMRON CPM1A/CPM2A
    – Sensor mobil masuk dan mobil keluar
    – Motor dan driver motor
    – Lampu tanda parkir penuh
    – 2 buah limit-switch untuk pembatas gerakan motor

    Bisa juga dibuat dengan mikrokontroler, dan pasti jauh lebih murah.
    Jika berminat, silakan langsung hubungi saya lewat email atau telepon. :D

  6. .sensor keluar+masuk mobil itu pake sensor apa?
    .sensor yang hemat+efektif,itu apa??mhon sarannya.
    .maklum anak sekolah :)
    .buat tgas akhir,mbuat aplikasi PLC,bukan mikrokntroler.
    .ya,boleh tahu nomernya bpk??

  7. Sensor yang digunakan bisa berupa sensor infra merah, insya Allah lebih murah dibanding dengan proximity. Atau bisa juga memakai tombol yang harus ditekan oleh sopir yang mau masuk ke parkiran, saya rasa itu lebih praktikal dan jauh lebih murah.

    Untuk menghubungi silakan lihat di halaman berikut: https://telinks.wordpress.com/about-2/

    Selamat mencoba! :D

  8. lebih baik manual kalau hanya seperti ini…kalau penuh tinggal tukang parkirnya aja yg meletakkan tulisan parkiran penuh di depan pintu masuk…ga kece ah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s