Instruksi STEP DEFINE dan STEP START


Instruksi STEP DEFINE – STEP(08) dan STEP START – SNXT(09) digunakan berpasangan untuk membentuk breakpoint antara satu bagian program dengan bagian program yang lain dalam sebuah program yang besar. Masing-masing bagian tersebut dapat dieksekusi sebagai suatu unit program dan akan direset setelah eksekusi selesai dilakukan. Bagian program yang didefinisikan menggunakan STEP(08) disebut section.

Instruksi STEP(08) digunakan untuk mendefinisikan awal dari sebuah section. Instruksi ini menggunakan bit kontrol dalam register IR, LR, atau HR. Eksekusi STEP(08) dikontrol menggunakan bit kontrol, sehingga tidak memerlukan kondisi eksekusi. Untuk mengeksekusi sebuah STEP(08) digunakan instruksi SNXT(09) dengan alamat bit kontrol yang sama dengan STEP(08). Dalam sebuah section tidak boleh ada instruksi-instruksi END(01), IL(02)/ILC(03), JMP(04)/JME(05), dan SBN(92).

Ketika kondisi eksekusi SNXT(09) terpenuhi (ON), maka STEP(08) dengan alamat bit kontrol yang sama akan dieksekusi. Sekali dieksekusi, STEP(08) akan terus dieksekusi hingga kondisi bit kontrol OFF atau terjadi eksekusi SNXT(09) selanjutnya dengan STEP(08) tanpa bit kontrol.

Instruksi SNXT(09) harus diletakkan sebelum instruksi STEP(08), sehingga instruksi SNXT(09) akan dieksekusi terlebih dahulu sebelum eksekusi program mencapai instruksi STEP(08) dengan alamat bit kontrol yang sama. Hal ini disebabkan karena dalam setiap siklusnya PLC mengeksekusi instruksi-instruksi secara berurutan dari atas ke bawah.

Ketika sebuah STEP(08) selesai dijalankan, maka semua bit IR dan HR akan direset. Timer juga akan direset. Sedangkan nilai Counter, Keep, dan Shift Register dipertahankan.

Contoh Program
step1

Ketika kondisi Step-1 ON OFF, maka section dalam Step-1 tidak akan dijalankan. Program akan mengeksekusi instruksi di Net7 dan menghasilkan Output 010.02 berkedip-kedip tiap detik.

Ketika kondisi SNXT(09) Step-1 terpenuhi (Step-1 ON = ON), maka section akan dieksekusi. Eksekusi berlangsung terus-menerus hinga kondisi Step-1 OFF terpenuhi. Eksekusi section dalam Step-1 juga dapat dihentikan dengan mereset nilai bit kontrolnya. Oleh karena itu, eksekusi section dalam contoh program di atas akan dihentikan jika kondisi Stop Reset terpenuhi.

STEP(08) dapat diprogram secara berurutan. Tergantung dari kondisi eksekusi dan penampatan instruksi SNXT(09), maka STEP(08) dan SNXT(09) dapat dieksekusi sebagai sekuensial, pencabangan, atau paralel.

Selamat belajar!

One comment

  1. Tovck · Desember 30, 2012

    Fungsi dari STEP DEFINE dan STEP START sendiri itu apa mas jadinya?
    Maklum nubie nih…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s