Instruksi KEEP


Instruksi ini digunakan untuk mempertahankan kondisi bit operand berdasarkan dua kondisi eksekusi, yakni Set dan Reset. Oleh sebab itu, instruksi KEEP ini terhubung ke dua baris instruksi pengkondisi eksekusi. Jika kondisi eksekusi instruksi pada baris pertama ON (Set), maka kondisi bit operand instruksi KEEP akan ON. Dan jika kondisi eksekusi instruksi pada baris kedua ON (Reset), maka kondisi bit operand instruksi KEEP akan OFF. Jadi instruksi KEEP ini seperti instruksi SET dan RSET yang dijadikan satu paket.

Kondisi bit operand yang digunakan instruksi KEEP tidak direset dalam instruksi INTERLOCK. Contoh program berikut akan menjelaskan fungsi KEEP dan penggunaannya dalam program.

Contoh Program

keep

KEEP-1

Ketika kondisi eksekusi S ON, maka kondisi Output 010.00 akan ON. Kondisi ini tetap dipertahankan meskipun S berubah menjadi OFF. Untuk mematikan Output 010.00 maka digunakan kondisi eksekusi R. Ketika kondisi eksekusi R ON, maka Output 010.00 akan OFF.

KEEP-2

KEEP-2 berada dalam interlock section. Ketika kondisi eksekusi IL(02) ON dan kondisi eksekusi S ON, maka Output 010.02 akan ON. Kondisi ini akan tetap dipertahankan meskipun kondisi eksekusi IL(02) berubah menjadi OFF, karena IL(02) tidak mereset instruksi KEEP(11). Berbeda dengan kondisi Output 010.01 yang kondisinya akan ON jika kondisi eksekusi IL(02) ON dan kondisi Output 010.00 ON. Kondisi Output 010.01 akan OFF jika kondisi eksekusi IL(02) OFF meskipun kondisi Output 010.00 ON.

Selamat belajar!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s