Instruksi SET dan RSET


Instruksi SET dan RESET mirip sekali dengan instruksi OUTPUT dan OUTPUT NOT. Instruksi SET dan RESET mengubah kondisi bit operand-nya ketika kondisi eksekusinya ON. Ketika kondisi eksekusinya OFF, kondisi bit operand-nya tidak akan terpengaruh.

Berbeda dengan instruksi OUTPUT dan OUTPUT NOT yang akan mempengaruhi kondisi bit operand-nya, baik ketika kondisi eksekusinya ON maupun OFF. Mari kita memahaminya dengan contoh.

Contoh Program

setrset

Instruksi OUTPUT pada Net1 akan mengaktifkan Output 010.00 ketika kondisi Input 000.00 ON, dan akan mematikan Output 010.00 ketika kondisi Input 000.00 OFF. Demikian pula halnya dengan instruksi OUTPUT NOT pada Net2. Ketika kondisi Input 000.01 ON, maka kondisi Output 010.01 akan OFF, dan ketika kondisi Input 000.01 ON, maka kondisi Output 101.01 akan ON.

Instruksi SET pada Net3 akan mengaktifkan bit 200.00 ketika Input 000.02 ON. Kondisi ini akan tetap dipertahankan meskipun Input 000.02 berubah kondisi dari ON menjadi OFF.

Instruksi RSET pada Net4 akan menonaktifkan bit 200.00 ketika Input 000.03 ON. Kondisi ini akan tetap dipertahankan meskipun Input 000.03 berubah kondisi dari ON menjadi OFF.

Selamat belajar!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s